Anda tentu sudah kerap mendengar tentang internal link ini bukan? Mengapa kita kerap membahasnya ya? Apa sih pentingnya?

Seperti yang kita tahu, internal linking adalah sebuah proses pemberian link di sebuah halaman website menuju ke halaman lain yang masih berada di website yang sama. Internal link ini diberikan ketika sebuah artikel memiliki keterkaitan dengan artikel lain atau bisa dibilang isinya masih berhubungan. Menurut banyak internet marketer, trik ini merupakan salah satu cara untuk membantu robot crawler mesin pencari untuk menjelajah lebih dalam di halaman situs kita.

Bukan hanya itu saja, internal link juga membantu pengunjung website kita untuk menemukan informasi relevant yang terkait dengan topik pembahasan sehingga mereka dapat menemukan beragam informasi sejenis yang mereka butuhkan. Menerapkan strategi ini berarti kita berusaha agar pengunjung betah berlama- lama di situs kita dan menikmati beragam konten yang kita sajikan. Internal linking ini sendiri juga merupakan bagian yang sangat penting dalam SEO On-Page.

Apa Saja Manfaat Internal Link untuk Website/ Blog?

Kebanyakan para webmaster menerapakan strategi internal linking dengan tujuan untuk memudahkan mesin pencari dalam berjelajah, melihat struktur blog secara keseluruhan dan juga mengindeks semua halaman. Struktur website yang baik dan rapi ini tentu akan menjadikan website Anda terindeks dengan sangat baik di mesin pencari, dan pada akhirnya memiliki posisi yang baik di hasil pencarian Google. Tentu ini juga yang kita inginkan,ya?

1. Meningkatkan Pengalaman User ( User Experience )
Yes, ini sempat kami singgung sedikit di atas tadi ya. Penggunaan internal linking akan membantu pengunjung untuk mendapatkan informasi relevant lainnya yang terkait dengan artikel yang dibacanya. Internal link membantu pengunjung untuk menavigasi website Anda dengan lebih mudah untuk melompat dari satu informasi ke informasi lain yang dibutuhkannya.

Artikel Menarik Lainnya :   Lindungi Website Anda dari Negative SEO dengan Cara Ini

Bisa dibilang internal linking ini strategi untuk merayu pengunjung Anda agar betah berlama- lama di website Anda. Ketika pengunjung betah, maka hal ini dapat mengurangi nilai bounce rate Anda atau rasio pentalan pengunjung yang langsung menutup halaman Anda setelah selesai membaca satu halaman saja. Sudah tahu kan kalau bounce rate ini menjadi salah satu tolak ukur Google dalam menilai kualitas sebuah website? Semakin tinggi sebuah bounce rate, maka bisa menjadi penilaian Google bahwa website tersebut kurang disukai oleh pembaca. Hal ini bisa berakibat peringkat situs Anda akan semakin turun di mesin pencari.

Bagaimana jika website Anda lupa untuk menggunakan strategi internal link ini? Kemungkinan terbesar, setelah menemukan artikel Anda di SERP Google, maka pembaca akan langsung menutup artikel yang dibaca di website Anda karena menganggap hal itu sudah selesai. Sebaliknya, jika dia menemukan sebuah anchor text berisi link yang terkait dengan artikel lainnya, maka ia memiliki kecenderungan untuk membaca artikel lainnya yang memang masih terkait satu sama lain. Ketika pembaca tersebut merasa bahwa artikel Anda ini berkualitas, memiliki pembahasan yang menarik dan mendalam, maka sudah pasti di akan kembali lagi ke website Anda dan mungkin saja mendaftar menjadi subscriber blog Anda.

2. Meningkatkan SEO Blog/ Website Anda On Page
Internal links membantu robot crawler untuk merayapi situs Anda dengan lebih mudah dan cepat. Membuat postingan yang saling terkait antara satu dan yang lainnya, kemudian menyisipkan internal link menuju halaman saling terkait tersebut sangat efektif untuk meningkatkan skor SEO Anda. Jika website Anda fokus membahas satu niche tertentu, maka strategi ini sangat mudah untuk diterapkan.

Artikel Menarik Lainnya :   9 Point Penting untuk Strategi SEO Jangka Panjang yang Efektif

Misalnya untuk web ini sendiri. Karena website ini membahas tentang blogging, SEO dan internet marketing, maka kami lebih mudah untuk focus membuat artikel- artikel di niche tersebut. Untuk setiap kategori saja artikel yang dibuat bisa puluhan dan tentunya mereka berkaitan satu sama lain. Hal ini sangat memudahkan kami untuk menyisipkan internal link menuju ke halaman tertentu yang masih relevant. Dengan ini, maka robot mesin pencari dapat memahami iso konten website secara keseluruhan.

3. Meningkatkan Visibilitas Konten Website Anda
Apakah Anda pernah diliputi kekhawatiran bahwa postingan lama Anda akan tenggelam seiring dengan berjalannya waktu? Ya, mungkin saja Anda pernah memikirkan hal itu. Padahal, artikel lama Anda ini masih sangat relevant untuk dibaca setiap waktu. Tentu saja Anda tidak ingin konten Anda tertimbun begitu saja karena banyaknya postingan baru di website Anda, bukan?

Untuk mengatasi hal ini, maka Anda dapat memberikan link ke konten lama di artikel yang baru Anda buat selama artikel tersebut saling terkait. Dengan cara ini, maka konten lama Anda akan tetap hidup dan menjadi pilihan baca yang menarik bagi pengunjung Anda.

Selain menempatkan internal link ini di halaman posting, Anda juga dapat melakukan strategi internal link tersebut di widget postingan terpopuler atau yang sering dikunjungi pembaca. Widget ini dapat Anda letakkan di sidebar kanan atau kitia sehingga mudah untuk dilihat pembaca Anda. Ketika halaman blog ini semakin banyak dibaca dan diakses oleh search engine, maka visibilitas blog Anda akan menjadi semakin baik dari waktu ke waktu.

Artikel Menarik Lainnya :   Strategi SEO Lokal Ampuh untuk Website Bisnis Online Anda

Trik Melakukan Internal Linking

Internal linking ini dapat dilakukan secara manual atau dengan menggunakan bantuan plugin dan widget. Banyak para webmaster yang menggunakan plugin STT2 ( Search Term Taggiing ) untuk dapat membuat internal linking secara otomatis berdasarkan keyword dan tag dengan jumlah tak terbatas.

Tentu saja diperbolehkan menggunakan plugin ini, namun Anda harus cermat dan tepat dalam melakukan pengaturannya sehingga tidak membuat strategi internal linking Anda menjadi berlebihan dan justru tercium robot crawler sebagai tindakan Spamming. Kenyataannya, tidak sedikit webmaster yang justru membuat internal linking dalam websitenya menjadi tidak terkendali dan berakibat buruk di mesin pencari Google.

Jika Anda ingin mencegah hal ini terjadi, maka sebaiknya Anda harus melakukan pengaturan yang tepat terhadap plugin STT ini atau dapat melakukan internal linking secara manual selain menggunakan plugin pendukung lainnya seperti Related Post. Hal- hal yang harus Anda perhatikan dalam melakukan strategi internal link ini adalah:
*) Lakukan internal linking secara teratur
*) Gunakan anchor text yang bervariasi ke halaman yang dituju
*) Gunakan strategi internal link ini sewajarnya, sehingga tidak terkesan seperti Spamming