Siapa sih yang nggak familiar dengan usaha laundry kiloan? Jika kita memang bukan salah satu peminat usaha ini, minimal kita adalah pengguna jasanya atau orang yang setiap hari selalu melihat usaha ini ada dimana- mana. Dengan perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia, harus diakui kalau usaha laundry kiloan ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat.

Pakaian yang bersih, rapi, dan wangi adalah kebutuhan kita sehari- hari. Meskipun ini kebutuhan yang vital, tidak semua orang memilih untuk mencuci baju mereka sendiri. Alasannya beragam, karena rutinitas yang terlalu padat, atau mereka memang lebih senang dimanjakan dengan layanan laundry ketimbang harus mencuci, dan menyetrika pakaian sendiri.

Itulah alasan kenapa menjalankan usaha laundry kiloan bisa menjadi bisnis yang sangat menggiurkan untuk dicoba. Bisnis ini bisa dilakukan oleh siapa saja, terutama para ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan di rumah.

Bagaimana Peluang Usaha Laundry Kiloan Saat Ini?

Banyak sekali manusia modern yang dari hari ke hari semakin membutuhkan jasa laundry. Mulai dari pekerja yang berangkat kerja setiap hari dari pagi hingga sore, mahasiswa yang sibuk dengan kegiatan kuliah, atau ibu rumah tangga yang rutinititasnya sudah super padat sehingga mencuci dan menyetrika bisa menjadi pekerjaan tambahan yang sangat menguras energi dan waktu mereka. Mereka- mereka ini lah target market potensil untuk usaha laundry kiloan.

Bagi mereka, memilih jasa laundry kiloan akan jauh efisien dibandingkan melakukan pekerjaan mencuci dan menyetrika sendiri. Jika saat ini Anda tinggal di sekitar orang- orang super sibuk atau dekat kampus, cobalah untuk membuka usaha jasa laundry. Ingat, target market potensial sedang menanti Anda.

Tapi tunggu dulu, selain berada di lokasi dengan target market potensial, Anda tentu saja membutuhkan strategi yang tepat agar usaha laundry kiloan Anda berjalan dengan sukses.

Tips Memulai Usaha Laundry Kiloan

Optimis itu harus. Namun, sukses tidak terjadi begitu saja tanpa dibarengi dengan usaha nyata. Maka dari itu, Anda harus menyiapkan diri Anda sejak awal agar Anda dapat menjalankan dan mengembangkan bisnis Anda menjadi lebih besar lagi.

Jadi, apa saja yang perlu Anda siapkan? Berikut ulasannya
1. Siapkan Modal Usaha Terlebih Dulu
Hal pertama yang penting untuk Anda siapkan adalah modal awal. Anda beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan modal awal, misalnya dengan meminjam modal dari bank, atau mengajak orang lain untuk bekerja sama dengan sistem bagi hasil. Untuk laundry kiloan skala kecil, setidaknya dana yang Anda butuhkan adalah berkisar Rp 3 hingga 5 juta untuk membeli sebuah mesin cuci dan peralatan lainnya.

Artikel Menarik Lainnya :   Kalimat Penenang yang Sekilas Positif, Namun Menjebak Anda dalam Jurang Kegagalan

Jika ragu untuk meminjam bank, yakin lah orang lain untuk bekerjasama dengan sistem bagi hasil. Jadi orang tersebut yang memberikan modal, dan Anda yang akan menjalankan usahanya. Dengan catatan, Anda harus mengembalikan modal sambil tetap menjalankan bisnis. Jika bisnis sudah berjalan, cobalah menabung modal untuk membuat bisnis Anda lebih besar lagi.

2. Pilih Lokasi Usaha yang Strategis
Masih ingat kan lokasi usaha potensial yang disinggung di atas tadi? Yes, lokasi paling strategis untuk jenis usaha yang satu ini adalah sekitar kampus, area perumahan yang masyarakatnya terlalu sibuk untuk mencuci sendiri, atau juga kos- kosan dan kontrakan.

Jika lokasi rumah Anda sudah cukup strategis, maka Anda tidak perlu menyewa toko lagi. Dengan cara ini, Anda tidak perlu menyiapkan modal yang terlalu besar. Namun jika Anda sudah mantap untuk menjalani bisnis laundry dengan skala besar, maka siapkan modal untuk membuka bisnis Anda di ruko atau toko.

3. Menyiapkan Perlengkapan Usaha Terlebih Dulu
Membuka usaha laundry kiloan, perlengkapan apa saja yang Anda perlukan? Selain mesin cuci, Anda juga membutuhkan alat setrika, pengering pakaian (jemuran), pewangi pakaian, detergen, timbangan, tempat meletakkan cucian, tag nama cucian, plastik kemasan, dan lain sebagainya. Cobalah masukkan detail- detail kecil lainnya juga untuk disertakan dalam penghitugan modal Anda.

Seperti bisnis- bisnis lainnya, modal yang diperlukan di awal selalu cenderung lebih besar. Namun saat bisnis laundry Anda mulai berjalan, maka modal tersebut kembali dan Anda mulai meraih keuntungan.

Usaha laundry kiloan

4. Buat SOP untuk Layanan yang Memuaskan
Mencuci dan menyetrika memang terkesan hal sepele. Namun kenyataannya, tidak semua orang paham bagaimana mencuci dengan benar dan efisien. Maka dari itu, SOP pun diperlukan saat Anda membukan bisnis laundry. Pastikan Anda mencuci baju dengan benar, dan mengerti bahwa setiap jenis kain mempunyai cara perawatan yang berbeda- beda.

Contoh sederhana, ada kain yang tidak boleh dicampur karena mudah luntur, bagaimana cara mencuci sweater, jeans, atau menghilangkan noda membandel. Selain itu, SOP yang baik, mulai dari menerima order laundry dari konsumen, cara berkomunikasi dengan pelanggan, proses pencucian, penyetrikaan, hingga kemasan saat selesai laundry juga akan membantu pekerjaan Anda menjadi lebih efisien.

Artikel Menarik Lainnya :   Pasangan ini Berhasil Pensiun Dini di Usia 30 an Dengan Tabungan Rp 13 Miliar

Kabar baiknya lagi, saat Anda sudah terbiasa meng- SOP-kan bisnis Anda ini, maka saat usaha laundry kiloan ini mulai bertumbuh, maka akan semakin mudah bagi Anda untuk mendelegasikan pekerjaan ke karyawan, tanpa mengurangi standar kualitas dan layanan yang Anda terapkan selama ini. Dan pada akhirnya : customer pasti happy.

5. Perhitungkan Juga Biaya Operasional
Setelah modal usaha untuk perlengkapan awal, Anda juga wajib menghitung biaya operasional yang Anda keluarkan setiap bulannya. Biaya operasional ini mencakup biaya air, biaya listrik, gaji karyawan, pengadaan perlengkapan (detergen, pewangi pakaian), dan keperluan lainnya.

Selain itu, jika tempat usaha Anda adalah sewaan, maka Anda wajib menyiapkan biaya sewa tersebut jauh- jauh hari sebelum tanggal jatuh tempo.

6. Buatlah Promo Layanan yang Menarik
Selain menentukan standar kualitas pelayanan terbaik seperti di point SOP, Anda juga bisa membuat promo untuk menarik pelanggan baru ke dalam usaha laundry kiloan Anda.  Contoh promo yang bisa Anda lakukan adalah layanan antar jemput pakaian gratis. Dengan begitu, para pelanggan akan betah menggunakan jasa laundry Anda.

7. Tentukan Harga Jasa Laundry Anda
Sebelum mematok harga, Anda perlu melakukan riset harga terlebih dulu, yaitu dengan mencari tahu harga yang diberikan kompetitor ke jasa laundry di sekitar usaha Anda. Setelah melakukan riset harga, tetapkan lah harga yang ideal untuk jasa Anda.

Yang perlu diingat, jangan mematok harga yang kelewat mahal, karena hal ini bisa sangat mempengaruhi jumlah konsumen yang akan menggunakan jasa anda. Namun, Anda juga tetap harus memperhitungkan biaya operasional agar tidak mengalami kerugian.

Sebagai clue, Anda bisa menerapkan harga yang sama persis dengan kompetitor Anda, tapi dengan memberi promo layanan  tambahan, seperti jasa antar jemput gratis untuk jarak tertentu. Selain itu, pastikan bahwa Anda juga memberikan jaminan kualitas yang baik untuk pengguna jasa Anda.

8. Pemasaran Bisnis Laundry Harus Tepat Sasaran
Untuk menentukan strategi pemasaran, Anda harus mengetahui siapa target market Anda terlebih dulu. Misalnya, karena beroperasi di sekitar kos- kosan atau kontrakan, maka target Anda adalah penghuni kos dan kontrakan yang membutuhkan jasa laundry kiloan murah dan cepat. Namun bila target market Anda adalah mereka yang berpenghuni di perumahan elit, maka yang diutamkaan adalah cucian yang bersi, rapi, dan wangi, dan mereka tidak keberatan dengan harga yang sedikit lebih mahal.

Artikel Menarik Lainnya :   10 Tips Sukses untuk Memulai Usaha Kecil Anda

Selain itu, strategi pemasaran yagn tak kalah pentingnya adalah dengan membagi target penjualan Anda berdasarkan jenis konsumen, yaitu konsumen baru dan konsumen lama.

Untuk memikat konsumen baru, lakukan pemasaran dengan memasang banner usaha laundry Anda di tempat usaha, dan beberapa titik yang sering dilewati orang. Selain itu, Anda juga bisa melakukan penyebaran flyer dan juga menempelkan poster di tempat tertentu. Jangan lupa untuk cantumkan nomer kontak Anda.

Untuk konsumen lama, cobalah untuk merapikan kontak mereka di WhatsApp Anda. Sering- sering hubungi mereka untuk sekedar menyapa atau menawarkan jasa untuk menjemput pakaian kotor mereka. Namanya juga marketer, nggak ada salahnya kan jemput bola? Hehehe….

9. Cobalah untuk Selalu Kreatif dan Inovatif
“Ah, namanya juga bisnisa laundry kiloan. Paling juga gitu- gitu aja.”
Eittssss…. Jangan salah! Semua jenis bisnis, termasuk layanan laundry, membutuhkan kreatifitas dan inovatif untuk tumbuh dan berkembang. Ingatlah bahwa kebutuhan masyarakat selalu berkembang seiring berjalannya waktu. Jika Anda kreatif dan inovatif, maka akan semakin banyak layanan yang bisa Anda buka dan membantu banyak orang. Setuju?

Misalnya saja, jika selama ini Anda hanya bisa melayani laundry pakaian biasa, maka untuk meningkatkan layanan, Anda bisa juga menawarkan layanan laundry jas, boneka, cover bed, sepatu, helm, dan lain- lain. Di awal tren laundry dulu hal ini masih terdengar aneh. Namun nyatanya, layanan ini kini semakin populer di Indonesia.

Punya ide baru lainnya? Why not!

10. Perhatikan Perkembangan Bisnis Anda dari Waktu ke Waktu
Seiring berjalannya waktu, mungkin ada kalanya usaha laundry kiloan Anda tidak berjalan sesuai yang Anda inginkan. Memang benar, bisnis kerap mengalami penurunan dan peningkatan. Hal- hal seperti ini lah yang perlu Anda perhatikan agar bisa mengantisipasi masalah yang akan terjadi di masa depan.

Misalnya saja mengatasi orderan yang meningkat di saat musim penghujan. Jika tanpa persiapan matang, akhirnya Anda akan kewalahan dan tidak bisa mengantisipasi masalah yang ada. Orderan yang berdatangan pun dengan terpaksa Anda tolak satu per satu.

Namun jika Anda sudah memperhitungkan masalah ini terlebih dulu, maka Anda mungkin sudah mempersiapkan langkah antisipatif menyambut musim penghujan, misalnya alat pengering tambahan. Anda pun bisa memaksimalkan musim ini menjadi musim panen Anda.

Tertarik untuk mencoba bisnis rumahan yang satu ini? Semoga bermanfaat!