Sejak kapan mengekspresikan diri menjadi sebuah kebutuhan tersendiri? Entah kapan era itu dimulai, yang jelas Instagram merupakan social media yang wajib kita miliki agar semakin terlihat eksis dan meimiliki wadah untuk berekspressi. Kini mengambil foto, selfie atau wefie merupakan kegiatan asyik yang dapat kita bagi dengan mudah kepada teman- teman dan kerabat yang berada di dunia maya.

Instagram adalah sebuah aplikasi sharing foto dan video yang kini telah digunakan oleh jutaan orang didunia dengan platform smartphone baik itu untuk Android, iOS ataupun Windows 8. Aplikasi ini dirilis pada 6 Oktober 2010 di San Fransisco, Amerika Serikat. Dengan aplikasi sharing foto ini, kita bukan hanya bisa meng-upload foto kita dengan mudah, namun kita juga dapat membaginya secara langsung ke jejaring sosial lainnya seperti Facebook, Twitter, Tumblr dan juga Flickr.

Mengenal Kevin Systrom, Sosok Pendiri Instagram

Siapakah sosok dibalik kesuksesan aplikasi foto sharing terbesar di dunia ini? Ia adalah Kevin Systrom, sang penggagas sekaligus pendiri Instagram. Bersama dengan rekannya, Mike Krieger, Kevin Systrom membangun Instagram mulai dari nol hingga kemudian menjadi sebuah aplikasi photo sharing terbesar dan terpopuler hingga saat ini.

Kevin Systrom lahir pada 30 Desember 1983 di sebuah kota bernama Holliston, Massachusetts. Dia adalah putra dari Diane, tokoh marketing eksekutif di Zipcar, dan Douglas Systrom, wakil presiden SDM di TJX. Sejak kecil Systrom memang sudah menunjukan minatnya terhadap dunia programming komputer dan teknik. Minatnya semakin tumbuh ketika dia bermain game Doom 2 dan menciptakan rekornya sendiri sebagai anak- anak.

Artikel Menarik Lainnya :   Luar Biasa… Dari Hasil Jual Keripik Pedas, Reza Bisa Membeli Lamborghini Cash!

Kevin Systrom memiliki keluarga yang cukup familiar dengan dunia teknik, sehingga mereka memberikan dukungan yang luar biasa terhadap minatnya itu. Dukungan dari keluarga ini lah yang akhirnya juga membuat Kevin menjadi sosok yang inovatif, kreatif dan visioner dalam mengeksekusi ide- ide segar. Sejak muda, Kevin adalah sosok yang kreatif dan cerdas dalam melihat sebuah peluang.
Kevin Systrom lulus pada tahun 2006 dari Universitas Stanford di fakultas Management Science dan Engineering. Di universitas ini, ia adalah salah satu member dari organisasi Sigma Nu fraternity , yang berkontribusi mengenalkannya di tahap awal tentang dunia startup. Di masa karirnya, Kevin Systrom pernah menjadi bagian dari perusahaan IT bergengsi seperti Odeo, Google dan juga Nextstop.

Biodata Singkat Kevin Systrom
Nama Lengkap : Kevin Systrom Tempat Lahir : Holliston, Massachusetts Tanggal Lahir : 30 Desember 1983 Kebangsaan : Amerika Serikat Almameter : Universitas Stanford ( 2006 ) Karir : Google, Nextstop, Co founder dan CEO Instagram, Entrepreneur Twitter : https://twitter.com/kevin Website : http://www.systrom.com/

Mengulik Perjalanan Karir Kevin Systrom

Tumbuh di keluarga yang familiar dengan dunia IT plus sangat mendukung minta dan bakat alaminya, Kevin Systrom adalah mahasiswa yang dikenal berprestasi di Universitas Stanford. Sebagai buktinya, Ia telah beberapa kali dipercaya untuk berkarir di perusahaan teknologi besar. Loncatan pertama adalah ketika ia mendapatkan kesempatan berkarir di perusahaan yang merupakan cikal bakal jejaring sosial Twitter, yaitu Odeo. Di perusahaan tersebut, dia banyak mengenal dunia startup internet dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan managemen teknis.

Dari Odeo, Kevin Systrom meniti karir di Google Inc, sebuah perusahaan IT raksasa yang memiliki kendali luar biasa di dunia internet. Meski hanya berkarir selama dua tahun di Google, Systrom memiliki posisi strategi, yaitu sebagai manajer pemasaran produk di tahun pertama dan sebagai Corporate Development Team di tahun kedua. Di tahun pertama ini lah ia membawahi beberapa layanan Google seperti Google Docs, Gmail, Google Kalender dan masih banyak lagi.

Artikel Menarik Lainnya :   22 Nasehat Bijak dari Entrepreneur Paling Sukses di Cina

Meskipun sudah bekerja di perusahaan IT terbesar di dunia, namun ternyata Systrom masih menyimpan hasratnya sendiri, yaitu memiliki perusahaan IT nya. Dan menurutnya, posisinya di Google saat itu belum bisa memuaskan pengetahuannya untuk memiliki sebuah perusahaan IT. Hasrat ini lah yang akhirnya mengantar Systrom ke karirnya selanjutnya, di NextStop.

Sambil bekerja di NextStop, diam- diam Kevin Systrom mengembangkan sebuah aplikasi bernama Burbn. Burbn yang kelak menjadi cikal bakal dari Instagram, merupakan sebuah aplikasi mobile yang memungkinkan user nya untuk menyertakan lokasi dari foto yang di-upload. Bukan itu saja, aplikasi ini juga memungkinkan untuk pengguna membuat halaman catatan dan profil yang menarik.

Di dalam perjalanan mengembangkan Burbn, Kevin Systrom bertemu dengan salah satu penggemar Burbn yang juga berprofesi sebagai programmer, yaitu Mike Krieger. Mereka bertemu di sebuah seminar kampus dan kemudian sepakat untuk mengembangkan Burbn lebih jauh lagi.

Setelah melakukan banyak perbaikan dan pengembangan, mereka berdua mengambil kesimpulan bahwa Burbn memiliki terlalu banyak fitur dan pengguna tidak menginginkan sebuah aplikasi yang terlalu berat. Kemudian mereka memutuskan untuk hanya fokus di fitur yang spesifik, yaitu foto sharing. Dalam pengembangan selanjutnya mereka berhasil menciptakan Instagram, sebuah aplikasi yang murni hanya untuk photo sharing, yang memungkinkan penggunanya untuk upload foto dan video, meng- edit dan membagikannya dengan cepat dan mudah.

Artikel Menarik Lainnya :   Cara Cerdas Memilih Endorser di Instagram yang Tepat untuk Bisnis Anda

Instagram ini sendiri berasal dari nama ‘Insta’ dan ‘Gram’. Insta berarti mudah, sedangkan ‘Gram’ diambil dari kata ‘telegram’ yang memiliki fungsi pengiriman sesuatu dengan cepat, dengan harapan bahwa aplikasi ini dapat digunakan untuk berbagi foto dengan mudah dan cepat.

Instagram Menuai Respon Positif dan Sukses Dalam Waktu Singkat

Kevin Systrom dan Mike Krieger resmi mendaftarkan aplikasi Instagram mereka ke Apple Apps Store pada 6 Oktober 2010. Di hari bersejarah ini, mereka berharap- harap cemas menunggu respon pasar terhadap aplikasi ciptaan mereka. Dan ternyata, hanya dalam tempo satu jam saja, aplikasi Instagram mereka terlihat sudah terunduh lebih dari 10 ribu kali. Luar biasa dan respon yang sangat positif!

Bisa dibilang, Instagram merupakan salah satu jejaring sosial yang paling cepat mengalami pertumbuhan sepanjang waktu. Sebulan setelah diluncurkan, Instagram sudah memiliki 1 juta pengguna, dan meningkat menjadi 10 juta user hanya dalam kurun waktu satu tahun.

Pada pada 26 Juli 2012, Instagram telah memiliki 80 milyar user yang akhirnya membuat Facebook jatuh hati. Sebagai puncaknya, Facebook meminang Instagram dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun setelah didirikan, dengan nilai yang sangat fantastis, yaitu kurang lebih satu juga dollar atau seharga Rp 9,1 triliun. Instagram juga telah masuk sebagai aplikasi wajib di Android dan Windows Phone, sehingga tanpa diragukan lagi, popularitasnya semakin meroket dari waktu ke waktu.