Di sela- sela ulang tahun Tokopedia yang jatuh bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI, tanggal 17 Agustus 2017, William Tanuwijaya, sang CEO mengumumkan secara resmi bahwa mereka telah menerima kucuran dana investasi senilai US$ 1,1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun dari Alibaba Group.

Rumor dana investasi ini memang telah beredar sejak beberapa waktu lalu. Sejak beberapa waktu lalu, raksasa e-commerce China yang sedang gencar- gencarnya mengincar market Asia Tenggara ini memang dikabarkan sedang dalam proses negosiasi untuk pengucuran dana dalam jumlah besar untuk Tokopedia. Kala itu, nilai investasi yang santer akan diberikan untuk Tokopedia mencapai US$ 500 juta atau setara dengan Rp 6,66 triliun.

Artikel Menarik Lainnya :   Go-Pay Kini Menjadi Layanan Keuangan Digital no. 4 Terbesar di Indonesia

Investasi ini secara resmi menjadikan Alibaba sebagai pemegang saham minoritas di Tokopedia. Bersama dengan sejumlah pemegang saham sebelumnya, Alibaba Group sendiri akan memimpin komitmen pemutaran pendanaan untuk marketplace terbesar di tanah air ini.

Di sela- sela pengumuman tersebut, William mengungkapkan bahwa Tokopedia akan menggunakan dana ini untuk mengakselerasi pertumbuhan mereka dengan cara membangun pusat riset terbesar di kawasan Asia Tenggara. Untuk mewujudkan hal ini, sang CEO berencana untuk mendatangkan orang- orang terbaik agar strategi ini bisa tereksekusi dengan baik.

Selain kucuran dana untuk Tokopedia, Alibaba sebelumnya telah mengakuisisi e-Commerce lain yang beroperasi di tanah air, yaitu Lazada Group, dengan nilai lebih dari US$ 2 miliar atau setara dengan Rp 26,64 triliun. Pada bulan Juni lalu, Alibaba juga sempat meningkatkan nilai saham mereka di berbagai ritel yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Thailand,Vietnam, Filipina dan termasuk di Indonesia.

Artikel Menarik Lainnya :   Mengapa SEO Penting untuk Sebuah Bisnis?

 

Featured Image: Merdeka.com/fauzan jamaluddin