WordPress dikenal sebagai salah satu CMS ( Content management System ) yang paling diminati dan paling populer digunakan saat ini. Selain sangat baik untuk mesin pencari, WordPress juga dikenal mudah untuk digunakan, termasuk oleh pemula. Hanya dengan menginstall CMS ini dalam beberapa klik di aplikasi hosting Anda, maka website yang Anda inginkan hanya memerlukan beberapa sentuhan saja untuk terlihat cantik dan nyaris profesional.

Meskipun menginstall website berbasis CMS WordPress ini relatif mudah, webmaster harus benar- benar melakukan pengaturan yang tepat di WordPress mereka. Pengaturan yang tepat akan memberikan efek yang signifikan terhadap SEO website Anda. Namun sebaliknya, pengaturan yang asal- asalan, ala kadarnya dan tidak tepat justru dapat berpengaruh buruk pada SEO Anda.

Pengaturan yang tidak tepat ini dapat menjadikan #website Anda tidak maksimal di mesin pencari, yang akibatnya website Anda kalah berkompetisi dengan website di niche sejenis, dan Anda akan kehilangan trafik potensial secara berkelanjutan. Tentu hal ini terdengar seperti kabar burung, bukan?

Dengan menghindari kesalahan pengaturan blog #WordPress ini, maka Anda memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh posisi yang baik di mesin pencari Google. Tips berikut ini dapat membantu Anda untuk memberkan pengaturan yang tepat untuk blog Anda yan berbasis WordPress sekaligus memperbaiki SEO untuk blog Anda sehingga web Anda akan meraih posisi yang lebih baik di mesin pencari. Mudah- mudahan bermanfaat ya 🙂

1. Tidak Menggunakan Plugin SEO WordPress

Menggunakan plugin SEO untuk situs WordPress Anda adalah wajib jika Anda ingin mengoptimalkan blog Anda ke level yang tepat. Di kalangan para webmaster, plugin SEO yag paling populer adalah plugin SEO by Yoast dan All in One SEO Pack.

Artikel Menarik Lainnya :   Mengenal Jenis- Jenis Hosting dan Memilih Hosting Terbaik untuk WordPress

Kedua plugin ini sama- sama bagusnya dan memiliki kelebihan dan kekurangan masing- masing. Jika Anda ingin lebih yakin plugin mana yang sebaiknya Anda gunakan, maka Anda dapat mencari tahunya dengan sedikit riset di forum- forum internet marketing. Panda Gila sendiri saat ini memakai plugin WP SEO by Yoast karena merasa plugin menawarkan fitur yang lebih lengkap daripada All in One SEO Pack. Dengan menggunakan plugin ini, Anda dapat menambahkan Judul untuk halmaan utama, halaman postingan, mengetahui score SEO setiap halaman dan juga menentukan keyword SEO.

Lihat Gambar
plugin SEO, WordPress, SEO, Yoast, All in One SEO Pack

2. Tidak Membuat XML Sitemap

Fitur XML Sitemap akan memudahkan mesin pencari untuk mengenali konten apa saja yang ada di dalam sebuah website, dan juga mengetahui seberapa sering website tersebut di update. Tanpa XML Sitemap, mungkin saja robot crawler dapat melewatkan beberapa konten, seperti konten yang tidka memiliki internal link atau konten- konten tertentu lainnya.

Untuk mendapatkan fitur XML Sitemap ini, Anda dapat menggunakan plugin ‘Google XML Sitemap’ atau tidak perlu menggunakan plugin ini jika Anda menggunakan plugin WP SEO by Yoast ( plugin ini sudah menyediakan fitur XML Sitemap ).

Lihat Gambar
plugin, Sitemap, XML Sitemap, WordPress

3. Tidak Menambahkan Keywords di Dalam Judul dan URL Halaman

Keyword atau kata kunci dapat membantu mesin pencari untuk mengenali topik yang dibahas di sebuah website, dan juga mengenali halaman konten. Tentu saja kata kunci ini sangat vital dalam pencarian di Google, sehingga harus memiliki porsi yang ideal dan penempatan yang tepat. Kata kunci yang Anda targetkan hendaknya disisipkan di judul, deskripsi URL dan disebar secara merata tapi tidak berlebihan di konten.

Artikel Menarik Lainnya :   Cara Meningkatkan Memory Limit PHP di WordPress Anda

Contohnya ketika Panda Gila membuat artikel berjudul “Mengapa Google Plus dan Author Rank Penting untuk SEO?”, maka URL ‘https://www.pandagila.com/google-plus-author-rank-penting-untuk-seo/’ adalah lebih baik daripada URL ‘https://www.pandagila.com/?p=123’.

Lihat Gambar

Untuk menghindari hal ini terjadi, pastikan Anda mengubah pengaturan permalink di WordPress Anda. Anda dapat melakukannya di dashboard WordPress Anda dengan mengakses halaman ‘Pengaturan >> Permalinks’ atau mengaturnya melalui plugin WP SEO by Yoast. Di halaman Permalinks tersebut, Anda akan menemukan beberapa opsi struktur permalink yang dapat Anda gunakan. Disarankan Anda memilih tipe permalink dengan format : namawebsite.com/%post-name%.

Ketika permalink sudah diatur dengan tipe tertentu, Anda tetap wajib memperhatikan susunan kata permalink ini setiap kali Anda akan mempublikasikan sebuah postingan. Anda dapat mengedit susunan kata permalink yang biasa muncul secara otomatis sesuai susunan kata di judul utama jika dirasa perlu.

4. Menambahkan Kata Kunci Penting untuk Konten yang Buruk

Content is the king, Konten adalah raja. Biasakan untuk selalu memberikan konten yang berkualitas untuk pengunjung Anda dengan optimasi kata kunci penting yang dapat menggambarkan bisnis Anda. Jika Anda menggunakan kata kunci penting yang mewakili core bisnis Anda untuk sebuah konten yang buruk, kemudian Anda melakukan optimasi mati- matian agar halaman Anda muncul di halaman utama Google, maka hal buruk akan segera datang.

Halaman Anda mungkin saja masih bisa muncul di halaman utama pada awalnya. Namun kemudian pembaca yang kecewa terhadap konten tersebut akan langsung menutup halaman tersebut, sehingga bounce rate Anda tinggi, dan lambat laun akan berakibat buruk untuk website Anda secara keseluruhan. Untuk menghindari hal ini, periksalah setiap konten yang telah Anda publikasikan. Dan memang jika terdapat konten yang buruk dengan kata kunci utama yang Anda bidik, sebaiknya perbaiki konten tersebut segera.

5. Melupakan Internal Link pada Konten
Internal link dalam konten terkait akan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi user yang menjelajah website Anda. Tentu saja masih banyak manfaat lainnya yang Anda peroleh, seperti meningkatkan page view dan meningkatkan kualitas skor SEO website Anda pada setiap halaman.

Artikel Menarik Lainnya :   Tutorial Cara Setting yang Tepat Plugin WordPress All in One SEO Pack

6. Tidak Menggunakan Fitur Google Authorship
Apakah Anda mengabaikan penggunaan #GoogleAuthorship? Sebaiknya tidak lagi sekarang. Penggunaan fitur ini akan dapat meningkatkan branding nama Anda sebagai penulis dengan niche tertentu ( Author Rank ). Jika seseorang memiliki Author Rank yang bagus, maka konten yang ia publikasikan akan memiliki kecenderungan untuk unggul di mesin pencari. Menurut banyak riset juga, ketika foto dan profil Anda terlihat di mesin pencari, maka hal ini dapat meningkatkan nilai klik pembaca untuk menyusur ke konten tersebut karena ada unsur trust ( kepercayaan bahwa artikel tersebut ditulis oleh orang yang ahli di bidangnya.

 

Apakah Anda tidak sengaja membuat salah satu atau beberapa dari list kesalahan pengguna WordPress diatas? Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiknya. Anda dapat melakukan pengecekan di setiap website Anda dan melakukan beberapa perbaikan sekarang. Terimakasih sudah membaca artikel kami. Mudah- mudahan bermanfaat.