Free Ongkir. Sekilas terdengar sederhana. Tapi yakinlah, promo ini cukup ampuh untuk memikat calon customer Anda. Sayangnya, masih belum begitu banyak marketer yang menerapkan promo free ongkir ini di toko mereka atau meneriakkan campaign ini di iklan mereka. Takut boncos?? Hmmm… mari kita solusinya!

Promo Free Ongkir = Akal- akalan?

Pernah nggak sih Anda berpikir kalau promo free ongkir ini sebenarnya akal- akalan? Bisa akal- akalan, bisa juga tidak. Yang pasti, free ongkir memang lagi digandrungi dan menjadi strategi marketing yang ampuh untuk memikat calon customer baru, atau customer lama untuk repeat order lagi, dan lagi.

Banyak toko online yang kawatir promo free ongkir ini bisa membuat rugi toko mereka. Padahal kalau mereka memikirkan banyak kemungkinan, free ongkir ini justru menguntungkan karena semakin mudah menkonversi Warm Audience mereka menjadi Hot Audience.

Tips Biar Toko Anda bisa Gratis Ongkir (Ongkos Kirim)

And then, bagaimana sih caraya biar bisa ikutan promo Free Ongkir, atau kenapa toko sebelah bisa kasih Free Ongkir?
1. Up Harga Terlebih Dulu
Yes, salah satu alasan kenapa sebuah toko bisa dengan PD nya menerapkan promo free ongkir adalah karena mereka sudah menaikkan

Artikel Menarik Lainnya :   10 Toko Online Indonesia yang Paling Populer dan Sering Dikunjungi

harga produk mereka terlebih dulu. Tentu saja nggak asal naikin harga, mereka sudah pasti berhitung sebelumnya. Kenaikan harga tentunya juga nggak pukul rata semua dinaikkan sekian persen. Sebaliknya, mereka sudah melakukan cross check harga terlebih dulu dengan kompetitor, dan menaikkan dengan pertimbangan yang masuk akal.

Selain itu, strategi menaikkan harga dulu ini juga bisa pakai sistem subsidi silang. Ada yang hargaya dinaikkan sekian persen, ada yang kenaikannya nggak banyak. Produk yang harganya dinaikkan lebih banyak ini seolah- olah meng- cover harga yang hanya bisa dinaikkan sedikit. Kalau dipikir- pikir, harus tetap untung.

2. Ragu Buat Naikin Harga? Pastikan Margin Tetap Oke!free ongkirCoba deh cek margin rata- rata untuk produk Anda. Secara keseluruhan ya, bukan per produk. Kalau secara keseluruhan dari rata- rata penjualan masih oke marginnya, maka free ongkir tetap bisa diterapkan, dengan catatan, subsidi silang seperti yang Saya singgung di poin satu. Lagi- lagi, yang penting harus tetap untung.

Artikel Menarik Lainnya :   Riset Hashtag Instagram : Cara Menemukan Hashtag yang Powerful untuk Brand Anda

3. Mainkan Target Lokasi Saat Beriklan
Sudah menaikkan harga? Sekarang saatnya untuk mengintegrasikannya dengan strategi beriklan Anda. Misalnya produk Anda dinaikkan sebesar Rp 10.000, maka buatlah iklan di Facebook Ads yang target location nya hanya ongkir di kisaran Rp 10.000/kg.  Kalau harga produk Anda masih oke untuk dinaikkan hingga Rp 20.000, Anda bisa menerapkan target lokasi yang lebih besar untuk iklan Anda. Begitu seterusnya.

Misalnya pengiriman produk Anda dari Jakarta, apakah bunyi iklan harus ‘FREE ONGKIR khusus untuk wilayah JABODETABEK’? Wahhh, lumayan ribet nih. Anda bisa saja menulis FREE ONGKIR se-INDONESIA, tapi di target audience, exclude lokasi di luar batas free ongkir Anda. Lebih mudah, kan?

4. Strategi Beli min Rp xxxx Free Ongkir
Kalau untuk harga satuan tidak memungkinkan margin Anda untuk free ongkir, maka Anda bisa menerapkan beli banyak untuk dapat free ongkir. Anda tinggal menerapkan rule ala Anda sendiri, misalnya beli 3 Free Ongkir, beli 5 Free Ongkir, atau belanja min. Rp 90.000 Free Ongkir, dst.

Artikel Menarik Lainnya :   8 Tips Meningkatkan Trafik Toko Online Anda

5. Kalau Pesannya Ternyata dari Lokasi yang Ongkirnya Mahal Gimana Nih? Numpang di Marketplace Aja!
Nggak perlu panik! Anda bisa menggabungkan strategi nomer 4 tadi dengan satu strategi lainnya : numpang di marketplace aja, hehehe…. Ada beberapa marketplace yang menerapkan subsidi ongkir sampai dengan nominal tertentu kan? Nah, buatlah akun baru di marketplace, dan gunakan untuk berbelanja di toko jualan marketplace Anda. Setelah itu, beli toko tersebut dengan sistem dropship, dan kirim ke customer. Taraaaa…. Selesai kan??

Ehhhh.. tunggu… masih ada tapi lagi??”
“Whattttt??”
Kalau belinya ongkirnya lebih mahal dari subsidi Marketplace dan margin kita tetep nggak nyampai gimana? Ya kalau keberatan, Anda bisa bilang kalau produk tersebut sold out,hahahaa…. Di iklan selanjutnya, coba deh exclude nomer HP orang tersebut dari audience list kita. Jadi pada akhirnya orang tersebut nggak akan melihat iklan kita lagi #jahatnya

Ini hanya tips sederhana saja. Jika Anda punya tips FREE ONGKIR lain yang lebih ciamik, feel free to comment yaa buat melengkapi artikel ini.

Terimakasih, dan semoga bermanfaat.