Di Indonesia, menggunakan media sosial untuk berjualan online bukan lah hal yang asing lagi. Mulai dari Twitter, Facebook, dan kini Instagram, semua pernah menjadi ladang terfavorit untuk melapak para pebisnis online. Bukan sekedar untuk brand awareness, banyak dari pebisnis online ini yang benar- benar menggunakan media sosial sebagai platform untuk jualan sepenuhnya.

Yang menarik, tidak sedikit bisnis yang kini besar berawal dari jualan di media sosial. Tidak semua dari mereka juga paham seluk beluk digital marketing. Ada yang sekedar menekuni berjualan online dan menggunakan cara sederhana, tapi nyatanya produk mereka laris manis di pasaran. Tertarik untuk mencoba?

 

Jualan Online di Media Sosial dengan Cara Sederhana

Tanpa trik yang advance atau tool yang expert, banyak orang yang meraih sukses berjualan online di media sosial dengan cara sederhana berikut ini :

1. Awali dengan Menentukan Target Market Potensial Anda
Berjualan online akan lebih mudah saat Anda membidik target market potensial sesuai dengan niche yang produk Anda. Misalnya saja Anda menjual produk yang spesifik pada kelompok tertentu, seperti ibu muda, anak muda, Muslimah Berhijab atau pecinta olahraga.

Saat Anda sudah mengenali target market Anda, cobalah membuat grup atau akun di Facebook, WhatsApp, Twitter, Instagram, atau media sosial lainnya dengan mengangkat tema khusus. Misalnya saja menamai grup atau akun Anda : “Grosir baju impor murah”, “Galeri Hijab”, “Sepatu Branded Murah”, dan lain sebagainya. Anda juga bisa menggunakan kata kunci tersebut sebagai tagline jika memilih untuk menggunakan nama brand Anda sendiri sebagai nama akun atau grup.

Grup atau akun yang mengankat topik spesifik cenderung lebih mudah diterima oleh masyarakat saat sesuai dengan minat mereka. Mereka ini lah yang nanitnya menjadi ‘kolam’ Anda.

Artikel Menarik Lainnya :   SEO Tokopedia : Tips Mengoptimalkan Produk Anda Agar Tampil Teratas di Pencarian

 

2. Membuat Konten yang Menarik
Konten yang menarik adalah salah satu kunci memenangkan media sosial. Anda tidak harus menjadi orang yang expert dengan tool desain grafis. Ada banyak tool gratis di Apps Store/ Play Store yang dapat Anda unduh secara gratis untuk membuat gambar visual yang menarik. Selain gambar, Anda juga perlu mengkombinasikan dengan caption yang menarik.

Perlu dicatat juga bahwa setiap media sosial mempunyai trik yang berbeda untuk menarik perhatian penggunanya. Misalnya saja di Facebook, Anda bisa membuat status yang menarik dengan sisipan humor, quote humains atau membuat status yang berpotensi viral. Sedangkan di Instagram, tampilan feed dan etalase produk yang manis akan menjadi daya tarik tersendiri yang dapat memikat calon pembeli Anda.

 

3. Penggunaan Hashtag/ Kata Kunci yang Tepat di Setiap Postingan
Khususnya di Instagram dan Twitter, penggunaan hashtag yang tepat adalah harga mati. Dengan hashtag, maka Anda mempermudah calon pembeli Anda untuk melakukan pencarian produk di Instagram, Twitter, Facebook, dan lain sebagainya.

Untuk hashtag yang akurat dan powerful, Anda bisa melakukan riset kecil- kecilan terlebih dulu sesuai dengan produk yang Anda jual. Lebih lanjut, Anda dapat membaca artikel rekomendasi kami sebelumnya, Riset Hashtag Instagram : Cara Menemukan Hashtag yang Powerful untuk Brand Anda.

 

4. Lakukan Update Konten secara Reguler
Update konten secara regular adalah salah satu hal yang wajib Anda lakukan terhadap akun media sosial Anda. Hal ini menjadikan akun medsos Anda terlihat ‘hidup’ di mata calon pembeli, sekaligus mengoptimalkan konten Anda untuk menyapa calon pembeli Anda. Update konten secara regular juga membantu produk Anda untuk lebih berpotensi muncul di pencarian/ explore platform medsos terkait sebagai Top Post maupun Recent Post.

Artikel Menarik Lainnya :   Banjir Pembeli dan Follower dari Instagram untuk Online Shop 2018

Untuk Instagram dan Facebook, sering lah memposting ‘Story’ agar membuat calon pembeli semakin penasaran dengan produk Anda atau setidaknya membuat mereka semakin familiar dengan brand Anda. Ujung- ujungnya, mereka akan mampir lagi ke akun Anda dan melihat- lihat produk yang Anda tawarkan.

 

5. Fast Response Terhadap Pesan dan Komentar
Fast response terhadap pelanggan sangat penting agar mereka yang sudah tertarik dengan produk Anda tidak kecewa dan berpindah mencari produk sejenis dari kompetitor Anda. Sangat disayangkan jika usaha Anda selama ini sudah maksimal dalam mengatur feed dan konten, namun calon pembeli kabur hanya karena komentar atau pesan mereka terlambat untuk Anda respon.

 

6. Membangun Komunikasi yang Baik dengan Pelanggan Anda
Saat langkah 1-5 sudah Anda lakukan dan akhirnya Anda mendapatkan list pelanggan, tentu hal ini semakin menyenangkan, bukan? Tugas selanjutnya, jalin lah komunikasi dengan mereka agar mereka terus menjadi pelanggan setia Anda.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan misalnya menyapa mereka untuk sekedar menanyakan apakah barang telah sampai, atau bagaimana testimoni/ pengalaman belanja mereka. Simpan juga list pelanggan yang Anda miliki dengan format yang memudahkan Anda untuk menyortir mereka untuk keperluan broadcast promo atau update produk- produk terbaru Anda. Untuk broadcast promo dan informasi produk terbaru lakukan secara berkala ya, jangan terlalu sering agar pelanggan Anda tidak bosan dan merasa Anda melakukan SPAM terhadap mereka.

Artikel Menarik Lainnya :   6 Tools Keren untuk Mengukur Performa & Statistik Instagram

 

7. Jangan Minder dengan Persaingan, Jangan Jumawa Saat Toko Online Anda Laris
Secuil nasehat yang sederhana, tapi penting untuk Anda ingat. Tidak ada salahnya untuk mengintip akun media sosial kompetitor Anda secara berkala dan belajar dari mereka. Yang pasti Anda tidak perlu minder saat melihat kesuksesan mereka. Anda juga tidak boleh jumawa saat melihat toko online Anda terlihat ‘lebih hidup’ dari pesaing Anda.

Terus lah belajar dan mengembangkan ide baru untuk produk dan manajemen akun media sosial Anda.

 

8. Tandai Pengguna Media Sosial Secara Acak
Cara yang menyebalkan memang ya karena seringkali membuat pengguna lain merasa kurang nyaman. Namun ternyata menandai secara acak bisa membuat calon pembeli merasa semakin penasaran dengan produk yang Anda tawarkan. Untuk tips yang terakhir ini, sebaiknya jangan Anda lakukan terlalu sering terhadap user yang sama karena ini justru bisa membuat mereka kabur karena merasa di-spam. Sebaliknya, lakukan lah sebagai test market untuk produk baru atau produk lama yang ingin Anda optimalkan kembali dengan user yang berbeda- beda setiap kali.

Satu atau beberapa dari tips di atas mungkin pernah Anda coba atau mungkin juga belum pernah. Memang tips di atas terkesan sederhana dan tradisional. Namun sebenarnya tidak semua orang mampu menerapkan tips di atas secara kontinu dengan baik. Efeknya sendiri bisa Anda rasakan saat Anda melakukan tips ini secara konsisten untuk toko online Anda di media sosial.