Dalam bisnis digital, content marketing adalah salah satu hal penting yang tidak boleh luput dari perhatian kita. Mengapa begitu? Apa sebenarnya content marketing itu? Bagaimana penggunaan content marketing yang hebat bisa membantu seseorang dalam mengembangkan bisnis mereka? Dirangkum dari berbagai sumber kredibel, artikel ini akan membahas secara lengkap tentang dasar- dasar content marketing dan semua hal yang perlu Anda ketahui tentang content marketing.

 

Content Marketing adalah Nyawa Digital Marketing

Tanpa mengetahui apa itu content marketing, Anda sebenarnya sudah melihat content marketing dimana- mana. Misalnya saja di aplikasi, subscriptions, ebook, banner iklan digital, dan lain sebagainya.

Bisa dibilang, content marketing adalah nyawa dari sebuah campaign promo yang dilakukan oleh berbagai jenis dan ukuran bisnis, baik itu bisnis kecil, menengah, atau besar. Terutama untuk Anda yang terjun ke bisnis digital, content marketing adalah salah satu esensi penting yang wajib Anda pelajari.

Untuk menjawab rasa ingin tahu Anda, berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait content marketing.

#1 Apa itu Content Marketing?

Content marketing adalah teknik pemasaran dalam menciptakan dan mendistribusikan konten yan gbernilai, relevan, serta konsisten untuk menarik perhatian audiens yang ditargetkan. Goal utamanya adalah menggiring customer untuk melakukan tindakan yang menguntungkan brand atau perusahaan.

 

#2 Apa saja yang Bukan Bagian dari Content Marketing?

Ada beberapa yang beranggapan kalau content marketing termasuk bagian dari iklan tradisional. Namun nyatanya, asumsi ini salah besar.

Content marketing bukan bagian dari iklan tradisional yang akan mengganggu audiens Anda, apalagi meminta mereka untuk membeli. Namun, Anda bisa menggabungkan content marketing dengan pemasaran tradisional sebagai rekan kerja.

Penggunaan content marketing akan membantu audiens Anda untuk memanfaatkan media blog, media sosial, dan alat- alat lain sebagai saran untuk mendistribusikan pesan Anda.

Penggabungan content marketing cara baru dan cara lama yang bekerja secara beriringan dapat menciptakan pertumbuhan dan menghubungkan audiens Anda ke sales funnel Anda. Hal ini akan membuat strategi pemasaran Anda semakin kuat dan kokoh.

 

#3 Bagaimana Jika Saya Tidak Ingin Menjadi Content Marketer? Apakah itu Sebuah Keharusan?

Tidak, Anda tidak harus menginvestasikan waktu dan energi Anda ke dalam strategi content marketing.

Artikel Menarik Lainnya :   6 Trik Fotografi Sederhana untuk Membuat Foto Profil Tampak Mempesona

Namun, sangat disayangkan jika Anda mengabaikan potensi content marketing yang bisa membantu bisnis Anda untuk tumbuh dan berkembang dengan lebih baik. Anda juga akan kehilangan kesempatan besar dalam menciptakan pengikut dan pelanggan loyal, membangun kesadaran merek Anda, meningkatkan penjualan repeat customer, dan mendorong kampanye penjualan yang lebih sukses.

Tanpa disadari, kini sudah banyak pebisnis kecil yang sudah menjadi seorang content marketing dengan adanya internet dan jejaring sosial. Jika saat ini Anda sudah membuat konten dan terlibat percakapan untuk membantu membangun brand Anda, itu artinya Anda sudah setengah jalan.

Jika ternyata Anda sudah pernah mencicipi podcast, YouTube, IGTV, ebook atau infografis, Anda sudah lebih berpengalaman dari yang Anda ketahui. Hanya saja, mungkin Anda belum menerapkan strategi yang solid, target yang terukur, dan kalender editorial yang membantu Anda untuk lebih konsisten dan ahli dalam content marketing. Mengapa tidak mempelajarinya lebih lanjut?

Faktanya, lebih dari 90% pebisnis kini sudah menggunakan content marketing dalam mengenalkan brand dan produk mereka kepada khalayak. Kapan Anda akan memulainya?

Statistik Content Marketing dalam Bisnis Digital

#4 Bagaimana Cara Mengetahui Konten Apa yang Harus Dibuat?

Jika selama ini Anda sudah berada di setengah jalan atau sudah memulai tapi merasa masih meraba- raba, kini saatnya untuk selangkah lebih maju. Anda harus mengetahui jenis konten apa yang harus Anda buat.

Untuk setiap campaign yang akan Anda lakukan, sebaiknya ada 3 hal yang harus Anda tentukan :

  • Topik
  • Format
  • Platform

 

Langkah selanjutnya, untuk menjawab pertanyaan ini, Anda harus mencari tahu lebih lanjut. Bagaimana caranya, yaitu dengan mendengarkan (Listen), Ask (Menanyakan), dan Plan (Merencanakan).

Langkah 1 : Listen

Anda perlu meluangkan waktu untuk mendengarkan dan melacak target audiens Anda sebelum berkompetisi. Langkah #1, berarti Anda menggali lebih dalam dengan mencari tahu hal yang paling dibutuhkan oleh target audiens Anda.

Anda bisa melakukan riset kecil- kecilan terkait topik, format, dan platform pada waktu tertentu, seperti siang hari atau malam hari. Anda juga bisa melakukan langkah #1 ini dengan mengirimkan blast email atau pesan WhatsApp kepada target audiens Anda.

Beberapa list pertanyaan yang bisa membantu Anda :

  • Apa saja hal yang telah berjalan baik untuk brand Saya di masa lalu? Seperti apa konten dengan konversi terbaik Saya?
  • Pertanyaan seperti apa yang pernah ditanyakan sebelumnya tentang perusahaan saya?
  • Jenis konten / format seperti apa yang customer saya sukai?
  • Langkah apa saja yang sudah diambil oleh kompetitor Saya?
  • Topik apa yang menarik customer saya sehingga mereka terlibat dalam diskusi?
  • Pertanyaan apa yang customer ajukan kepada Saya secara langsung?
Artikel Menarik Lainnya :   Cara Membuat Konten CTA Sosial Media yang Powerful dan Sulit Ditolak

 

Tip : Cobalah me- review kembali balasan Anda terhadap email yang dikirimkan oleh customer. Perhatikan cara mereka mengirim pesan, dan bentuk web pengiriman.

 

Langkah 2 : Ask

Ingin mendapatkan sumber yang paling valid? Datangilah customer Anda. Tidak peduli seberapa banyak atau sedikit customer dan audiens Anda saat ini, dari mereka lah Anda bisa mendapatkan ide baru yang relevan untuk strategi content marketing Anda.

Anda bisa menanyakan langsung kepada mereka hal- hal yang mereka sukai. Hal ini Anda lakukan untuk mendapatkan ide format, topik, dan platform terbaik sesuai versi customer Anda.

Hal menarik saat Anda mencoba menanyakan kepada customer Anda adalah mereka akan merasa bahwa brand Anda memperhatikan mereka dan beranggapan bahwa pendapat mereka akan menjadi masukan berharga untuk brand Anda.

 

Langkah 3 : Plan

Setelah mendengarkan dan mencari tahu lebih lanjut, Anda kini telah mempunyai pemahaman yang lebih baik terkait pola kebutuhan, kebiasaan, dan ketertarikan customer Anda. Langkah selanjutnya, buat lah perencanaan untuk strategi content marketing Anda!

Misalnya saja Anda menuliskan ide dari setiap orang di sebuah sticky notes. Kemudian tentukan cara- cara potensial untuk menanggapi pertanyaan- pertanyaan customer Anda, termasuk ide untuk menghubungkan headline atau judul, bentuk format atau platform yang ideal.

Kemudian, sediakan kalender untuk menjadwalkan eksekusi ide konten yang paling layak Anda publikasi dan distribusikan.

Tip: Anda bisa mencoba tools manajemen proyek seperti Trello dan content marketing editorial online seperti Coschedule untuk WordPress. Anda juga bisa memanfaatkan Google Calender untuk memberi Anda reminder terkait jadwal strategi content marketing Anda.

 

#5 Bagaimana Cara Membuat Konten yang Baik Meski Bisnis Saya Tidak Begitu Menarik?

Anda mungkin punya kekhwatiran ini karena terbiasa berpikir tentang bisnis Anda dari sudut pandang yang sama.

Namun, justru itu, content marketing strategi akan melatih Anda untuk menjadi pebisnis yang kreatif dan lebih out of the box dalam melihat bisnis Anda dari berbagai sudut pandang. Apa yang paling dibutuhkan? Kreatifitas!

Artikel Menarik Lainnya :   Tips Instagram 2018 : Cara Meningkatkan Follower dan Engagement

Faktanya, 47% dari marketing B2B sendiri mengungkapkan bahwa menciptakan konten yang menarik telah menjadi tantangan tersendiri untuk mereka. Dan kabar baiknya, hal ini bisa dilatih.

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda :

  • Jadikan Content Marketing sebagai hal yang menyenangkan, bukan tekanan atau paksaan
  • Buatlah konten yang benar- benar membantu orang- orang. Jangan lupa untuk melakukan riset agar Anda mendaptkan ide bagus untuk sebuah konten yang Anda inginkan
  • Gunakan konten visual yang menarik dan interaktif
  • Berikan sentuhan personal untuk membangun kedekatan brand bisnis Anda dengan customer Anda
  • Kemas konten Anda dengan memunculkan rasa eksklusif.

 

Saya Bukan Orang yang Ahli dalam Menulis, Membuat Desain, dsb. Bagaimana Agar Saya Bisa Membuat itu Semua?

Untuk menciptakan konten yang nyaris sempurna di atas, Anda tidak harus melakukannya sendiri. Kenyataannya, banyak orang yang tidak menguasai banyak skill sekaligus. Kabar baiknya, Anda bisa mendapatkan pertolongan dari berbagai sumber yang berbeda, seperti menggunakan trik, tools, atau bahkan jasa freelancer/ outsources.

 

#6 Jika Saya Sudah Mempunyai Konten, Lalu Apa Selanjutnya?

Jika sebelumnya Anda sudah pernah menjalankan campaign digital, seperti  email marketing dengan list subscriber yang lumayan, maka optimalkan lah list subscriber tersebut.

Sebaliknya, jika Anda pemilik usaha kecil, maka Anda perlu berjuang untuk menarik trafik dan lead yang menjadi bagian penting untuk bisnis Anda. Berikut ini adalah beberapa point yang perlu digarisbawahi :

  • Email marketing masih efektif sampai saat ini, sebagai rujukan Anda juga bisa membaca : Email Marketing vs Social Media, Mana yang Lebih Baik untuk Mendongkrak Penjualan Anda?
  • Jika Anda sudah berada dalam tahap berkembang, tidak ada salahnya untuk bereksperimen dengan iklan berbayar. Dengan iklan berbayar, harapannya Anda bisa mendapatkan pasokan trafik dan lead yang berkualitas.
  • Jangan sepelekan network sebagai link untuk memperkuat bisnis Anda di masa depan
  • Jangan ragu untuk minta bantuan orang lain jika memang Anda mengalami kesulitan dalam membangun bisnis Anda. Ingat lah, segala sesuatu yang besar selalu dimulai dari hal kecil yang dikembangkan.