Bagi Anda yang ingin serius terjun menjadi seorang Facebook Ads Advertiser, wajib bagi Anda untuk mengenal Edgerank lebih dekat. Apakah Edgerank ini sama seperti Pagerank yang selama ini sangat familiar di kalangan blogger? Well, bisa iya, bisa tidak.

Lebih tepatnya, ederank ini kita kenal dengan sebutan algoritma Facebook. Dan Edgerank ini punya kaitan yang sangat erat dengan Newsfeed atau thread- thread yang muncul di beranda Facebook kita.

Pengertian dan Fungsi Edgerank

Sebelum adanya update algoritma beberapa waktu lalu, Facebook mendapatkan banyak keluhan dari sebagian besar user yang merasa newsfeed mereka penuh dengan update-an tidak bermutu, hoax, dan postingan yang isinya jualan melulu.

Yang menyebalkan, postingan- postingan yang tidak kita suka itu selalu saja ada di update newsfeed kita. User akhirnya bosan, dan jenuh. Dari sisi user, mereka ragu untuk me- remove teman yang ‘mengganggu’ nya itu karena alasan tertentu (misal merasa tidak enak dengan temannya sendiri).

Nah, sample kasus seperti ini lah yang mendorong Facebook melakukan update algoritma mereka secara berkala, atau yang disebut dengan edgerank. Jadi, secara garis besar, bisa dibilang Edgerank ini adalah algoritma Facebook untuk menentukan apakah sebuah thread atau konten akan tampil di newsfeed fans Anda.

Dengan kata lain, Facebook berusaha menyembunyikan update konten dari teman, fanpage atau grup yang meskipun kita ikuti, tapi ternyat tidak begitu penting buat kita.

Lantas, bagaimana cara Facebook menentukan sebuah konten penting atau tidak penting buat kita?
Misalnya Anda baru saja menyukai sebuah page. Namun ketika page tersebut mempublikasikan postingan, satu dua tiga kali, dan hanya Anda melihat saja tanpa memberi reaksi (komentar/like), maka Facebook menilai bahwa Anda sebenarnya tidak terlalu tertarik dengan fanpage tersebut.

Artikel Menarik Lainnya :   Mengatasi Perubahan Algoritma Instagram 2018 : Trik Meningkatkan Engagement

Imbasnya, lama kelamaan, setiap fanpage tersebut update konten, maka konten tersebut tidak akan muncul di newsfeed Anda.

Sebaliknya, jika Anda beberapa kali aktif memberikan reaksi berupa komen, like atau share, maka edgerank dapat meningkat sendirinya secara bertahap. Dan inilah yang membuat fanpage tersebut sering muncul di newsfeed Anda nantinya.

Yang perlu dimengerti, edgerank ini bukan hanya berlaku untuk fanpage saja, tapi juga untuk profil pribadi, grup, dan app di Facebook. Sudahkan Anda menyadari hal ini??

Variabel Penting yang Menentukan Nilai Edgerank

Bisa dibilang, Edgerank ini adalah perkalian antara tiga variabel penting di Facebook, yaitu Affinity, Weight dan Time Decay (Waktu). Ingin mengenal variabel ini lebih dekat? Kami siap mengupasnya untuk Anda…
1. Affinity
Affinity adalah kualitas hubungan antara user dengan pembuat konten (bisa perorangan, halaman atau grup di Facebook) yang digambarkan melalui tingkat interaksi antara fans dengan pembuat konten.

Study kasus, jika sebagai user Anda rajin memberikan like dan komen dengan fanpage A misalnya, maka aktifitas Anda ini akan mendongkrak edgerank si A tersebut. Sehingga apapun yang diupdate si A, maka kemungkinan besar akan muncul di newsfeed Anda.

2. Weight
Weight  dalam edgerank Facebook berarti tingkat reaksi (like, komen & share) yang diterima sebuah post di fanpage. Postingan yang mendapatkan like, komen dan share terbanyak akan dianggap Facebook mempunyai weight yang lebih besar.

Weight dalam Facebook
Untuk mendapatkan weight yang tinggi secara konsisten, si pembuat konten tentu harus meningkatkan kreatifitasnya agar konten yang disajikan menarik minat pembaca. Untuk interaksi, point pemberian weight dari yang tertinggi secara berurutan adalah share, komentar, dan like (*setidaknya sampai artikel ini diterbitkan). Jadi, buatlah konten semenarik mungkin agar potensi share nya tinggi.

Artikel Menarik Lainnya :   Resmi: Peraturan Jumlah Teks di Gambar Facebook Ads Kini Berubah

3. Time Decay
Time Decay dalam edgerank berarti tenggat waktu. Semakin lama konten Anda, maka edgerank nya akan semakin menurun karena Facebook menganggap konten Anda tidak lagi relevant (old news).

Misalnya ada sebuah fanpage yang update terakhirnya adalah jam 9 pagi. Sedangkan sebagian user-nya online setiap sore hingga malam. Hal ini mengakibatkan munculnya konten fanpage tersebut di newsfeed dia sangat kecil. Ini terjadi lantaran update fanpage tersebut sudah tertimpa postingan lain yang dianggap lebih fresh.

Selain tiga variable krusial diatas, sebenarnya ada satu lagi yang juga mempengaruhi Edgerank, yaitu…
4. Feedback Negatif
Ini perlu menjadi pertimbangan Anda sebelum membagikan konten negatif di Facebook dengan harapan viral, eh ternyata malah bisa menurunkan edgerank Anda. Berikut ini adalah hal- hal lain di luar tiga variable penting yang mempengaruhi Edgerank Facebook :
– Hide Post, mempengaruhi sebanyak 76%
– Hide All Posts, mempengaruhi sebanyak 16%
– Report as Spam, mempengaruhi sebanyak  8%
– Unlike Page, mempengaruhi sebanyak 1%

Negative feedback Facebook

Tips Ampuh Meningkatkan Edgerank Facebook

Dari postingan ini, sebenarnya Anda sudah mendapakatkan kesimpulan bagaimana cara meningkatkan edgerank di Facebook. Namun jika melewatkannya, maka Saya akan memberi review singkat sekaligus sebagai penutup. Berikut ini adalah tips yang dapat Anda gunakan :
1. Buatlah Konten yang Menarik
Yes, sudah jelas. Goal nya adalah meningkaktan engagement alias share, komen dan like di konten yang Anda buat. Tanpa konten yang menarik, maka bisa saja konten yang Anda buat hanya numpang lewat saja, di-scroll user tanpa dibaca. Efeknya, secara perlahan, edgerank akan terus menurun. Selain membuat konten yang lebih kreatif, jangan lupa untuk memantau engagement konten Anda secara berkala. Bisa jadi yang menarik dan kreatif untuk Anda, ternyata belum maksimal di mata fans Anda. Nah lhooo….

Artikel Menarik Lainnya :   10 Fitur Tersembunyi WhatsApp yang Wajib Diketahui

2. Pertimbangkan Posting di Jam Online User
Ingat variable ‘Time Decay’ tadi? Sayang sekali konten yang sudah menarik dan tepat untuk fans Anda ternyata diposting di jam yang salah. Konten Anda hanya terlewat karena si user membaca konten lain yang sudah nangkring duluan di newsfeed nya. Dan konten Anda hanya terkubur di dasar. Sangat disayangkan, bukan?

3. Boleh Posting Sering, Tapi….
Posting sering boleh? Boleh dong, tapiii… pertimbangkanlah untuk memberi jeda yang cukup. Posting terlalu sering bisa mengganggu fans Anda dan mendorong mereka untuk ‘Report as Spam’, yang artinya feedback negatif untuk konten Anda. Jeda yang disarankan paling sedikit adalah 20 menit sekali.

4. Dibantu Klonengan Perlu Nggak Sih??
Perlu nggak ya? Hahaha….. Kalau soal klonengan sih Saya bilang perlu nggak perlu. Dan karena ini cenderung pro dan kontra, Saya mempersilahkan Anda untuk mengetesnya sendiri. Pada dasarnya, kalau fanpage Anda sudah besar dan engagement oke, klonengan sih sudah sangat tidak diperlukan. Setuju??

 

Ada yang mau menambahkan?