Jika ingin bergelut di dunia bisnis, penting bagi Anda untuk mengenal segmentasi audience Anda untuk penerapan strategi marketing yang optimal. Salah satu cara termudah dan paling simpel dalam segmentasi audience ini adalah dengan membagi mereka ke dalam list Cold, Warm, dan Hot Audience. Anda pasti sudah tidak asing lagi, bukan?

Ya, sebenarnya jenis segmentasi audience ini memang sudah pasti familiar di mata para marketer. Bisa dibilang, mereka  ini adalah makanan sehari- hari. Namun, bagi Anda yang baru di dunia bisnis dan digital marketing, maka penting membaca informasi ini untuk mengenal mereka dengan baik.

Pengertian Cold Audience, Warm & Hot Audience

Cold Audience adalah first time visitor, atau orang yang baru pertama kali mengenal produk Anda. Bisa jadi mereka ini adalah orang yang baru pertama kali mengunjungi website Anda atau baru melihat dagangan Anda di Instagram.

Kalau Anda baru saja mengiklankan produk Anda, entah itu di Facebook Ads atau Google Adwords, maka yang disebut dengan Cold Audience adalah orang yang baru memperhatikan iklan Anda.

Artikel Menarik Lainnya :   Step by Step Memulai Bisnis Online Afiliasi ( Affiliate Marketing )

Dari COLD, audience ini bisa meningkat statusnya menjadi warm audience saat Anda melakukan remarketing. Mereka adalah kelompok audience yang sudah mulai mengenal dan mendapatkan edukasi terkait produk Anda.

Saat berubah menjadi Warm Audience, maka audience ini sudah bisa melakukan direct visit ke website Anda ( jika lupa, mereka akan mengetikkan keyword yang berhubungan dengan produk Anda di mesin pencari), mengunjungi ulang website Anda atau media sosial Anda, namun belum menjadi pembeli. Bisa dibilang, ketertarikan untuk mencoba produk Anda sudah dimulai dari sini.

Dari WARM, akhirnya audience ini masuk ke tahap HOT audience, yaitu pengunjung yang siap menjadi pembeli Anda. Bisa jadi dia telah kembali ke website Anda untuk ketiga kalinya, dan kali ini bukan cuma buat lihat- lihat atau sekedar pengen, tapi sudah benar- benar add to cart. Resmi deh jadi pembeli.

Artikel Menarik Lainnya :   5 Penyedia Layanan Email Marketing Terbaik untuk Internet Marketer

Mengenal Perubahan Cold-Warm-Hot Audience di Pixel/ Analytic Website Anda

Anda akan semakin mudah mengenali Cold-Warm-Hot Audience ini dengan pixel atau goole analytic yang tertanam di website Anda. Perhatikan gambar di bawah ini dan lihat perbedaannya :
Cold Audiences

Warm Audiences

Hot Audiences

Mengoptimalkan Cold-Warm Audience ke Tahap Hot Audience

Cold audience bisa dibilang merupakan customer ‘mentah’ karena belum mengenal produk Anda sebelumnya. Maka dari itu, untuk menuju WARM, penting untuk memberikan impresi yang mengesankan agar orang tertarik dan penasaran dengan produk Anda.

Bagaimana caranya  mengoptimalkan Cold ke Warm Audience?
1. Buatlah materi iklan yang menarik, baik dari segi copywriting maupun gambar
2. Optimalkan iklan Anda dengan tagline tertentu yang mudah diingat atau avatar untuk mempunyai ciri khas
3. Pastikan iklan Anda menyasar ke target marketing yang tepat. Salah jenis audience, maka usaha Anda bisa sia- sisa

Artikel Menarik Lainnya :   Cara Membuat Konten CTA Sosial Media yang Powerful dan Sulit Ditolak

Setelah menjadi Warm Audience, bagaimana caranya agar lebih optimal lagi dan menjadi HOT Audience?? Anda bisa mencoba tips ini :
1. Buat lah promo yang menarik untuk calon customer baru Anda, misalnya ‘Diskon 20% untuk New Customer’ atau ‘Cashback untuk pembelian pertama Anda senilai maksimal Rp 50.000’
2. Pastikan produk Anda tampil di website dengan foto yang manis dan menjanjikan
3. Pastikan produk Anda berkualitas
4. Review dari happy customer di website Anda atau testimoni bisa cukup membujuk Warm Audience ini untuk akhirnya membeli produk Anda
5. Untuk lebih optimal lagi, Anda bisa di-support dengan Customer Service ramah yang membantu calon customer untuk nyaman membeli produk Anda

Pada akhirnya, bisa nggak sih dari Cold Audience langsung menjadi Hot Audience?? Kenapa tidak? Gabungkan lah strategi untuk mengkonversi cold audience menjadi warm dan hot audience tersebut dengan optimal.

Semoga bermanfaat!