“Kalau main di Instagram, coba deh pakai brand endorsement”, begitu kata salah satu pemain online shop terkenal yang Saya kenal. Dari pengalamannya, memaka endorser memang sangat berpengaruh terhadap akun Instagramnya, baik itu dari segi follower atau penjualan. Tapi menurutnya, endorsement yang ia lakukan ini harus cukup konsisten agar hasilnya juga terasa. Harus jeli juga dalam memilih #brandendorsement. Kalau salah, ya bisa zonk hasilnya.

Bagaimana soal budget? Tentu saja harus spend budget yang lumayan ya. Maklum, endorse selebgram yang popular aja fee nya mulai dari satu jutaan. Untuk selebriti, fee nya ada yang di atas sepuluh juga. Mantep kan?

Cara Tepat Memilih Endorser di Instagram

“Kalau salah milih endorser, bisa zonk hasilnya.” Itu kalimat yang benar- benar harus diingat sebelum kita memutuskan untuk endorse selebriti atau selebgram. Tidak sedikit marketer yang asal memilih endorser dengan ekspektasi yang besar. Kan follower nya banyak, kan artis terkenal, kan cantic, kan…….., masih banyak lagi.

Tapi sudahkah Anda melakukan riset kecil- kecilan untuk calon endorser Anda? Sudahkan Anda mempertimbangkan aspek kriteria? Siapa saja follower mereka? Berapa range usia follower mereka? Jenis kelaminnya apa? Dan rata- rata datang dari lokasi mana?

Untuk membantu Anda, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk menentukan endorser Anda:
1. Tentukan Goal Terlebih Dulu
Apa tujuan Anda meng- endorse selebgram atau selebriti? Apakah itu kenaikan follower/ likes? Orang yang menghubungi Anda? Penjualan? Atau Brand Awareness? Yang sering dikeluhkan banyak marketer saat meng- endorse adalah kenaikan follower/ likes tidak sebanding dengan kenaikan penjualan. Nah, Anda perlu mempertimbangkan point kedua sampai terakhir ya untuk menemukan feel yang pas untuk mengendorse.

Artikel Menarik Lainnya :   22 Perusahaan Online ini Memungkinkanmu untuk Kerja dari Rumah

2. Siapa target market Anda?
Coba buat gambaran target market yang Anda incar, mulai dari range usia, jenis kelamin, interest, dan lokasi. Jika lokasi yang Anda bidik adalah lokal, maka pilihlah influencer lokal. Namun jika Anda membidik target nasional, Anda tidak perlu mempertimbangkan faktor lokasi. Lakukan riset kecil- kecilan untuk mengetahui karakteristik follower beberapa selebgram yang Anda incar. Apakah follower mereka dominan pria atau wanita? Kira- kira berapa range usia mereka?

3. Endorser untuk Produk Mainstream (Fashion, Pangan, Sandang, dll)
Jika produk Anda relatif umum, maka cobalah untuk mencari endorser dengan follower/ likers minimal 10K. Atau Anda bisa membuat standar follower selebgram/ selebriti Anda sendiri. Saya sih cenderung memilih mereka dengan follower minimal 100K, karena menurut Saya 10K masih kurang maksimal. Produk mainstream ini cenderung mudah dipromosikan, banyak dicari dan lebih mudah dijual. Maka, untuk promosi produk ini pun harus banyak dilihat.

4. Endorser untuk Produk Tidak Mainstream
Untuk produk yang tidak mainstream, marketing akan cenderung menjatuhkan pilihan mereka ke endorser yang tidak pumya banyak pengikut, namun pengikut mereka dipastikan orang- orang yang mempunyai kesukaan yang sama dengan dia. Jadi, endorsementnya cenderung lebih spesifik dan tertarget. Contohnya adalah saat Anda mengendorse produk Anda yang bergerak di bidang otomotif, maka Anda akan memilih pebalap liar atau mereka yang tergabung dalam komunitas pebalap.

Artikel Menarik Lainnya :   Cara Mudah Membangun Fanbase di Facebook untuk Bisnis

5. Pertimbangkan Kredibilitas atau Image si Endorser
Hindari menggunakan selebriti atau selebgram yang imagenya buruk atau sedang dirundung kontroversi dan gossip buruk. Image buruk dan kontroversi memang bisa meningkatkan follower si selebgram tersebut, tapi kemungkinan followers mereka tidak sesuai dengan target market Anda. Selebriti yang kredibilitasnya kurang baik juga bisa mempengaruhi image atau kredibilitas produk dan brand Anda. Jika Anda yakin tetap memilihnya, setidaknya Anda sudah tahu resikonya.

7. Pilih Endorser yang Memakai Instagram Business
Jika si selebriti atau selebgram ini sudah menggunakan Instagram Business, Anda bisa minta mereka untuk menunjukkan statistik Instagram mereka. Dengan begitu, Anda akan mudah untuk mengetahui seperti apa karakter follower mereka, jam aktif follower, lokasi terbanyak dan sebagainya.

8. Pertimbangkan Tampilan Timeline/ Feed Endorser
Tampilan feed si endorser juga bisa menjadi pertimbangan Anda dalam mengendorse. Jika si selebgram atau selebriti ini sering pamer foto tidak pantas atau sering memicu kontroversi di timeline nya, apakah pantas untuk produk dan brand Anda?

Ada juga selebriti yang feed nya sudah didominasi dengan endorsement dan paid to promote konten, sehingga terlihat membosankan dan tidak menarik –ketahuan banget sih kalau semua endorsan,hahaha. Di sisi lain, jika mereka suka untuk mengatur timeline mereka dengan tampilan yang lucu atau menarik, ini bisa menjadi nilai plus untuk tampilan produk Anda.

Artikel Menarik Lainnya :   Tips Menaikkan Edgerank Facebook Personal dan Menjadi Top Post di Facebook

9. Lama Waktu Keep Produk Anda
Biasanya selebriti atau selebgram mempunyai batas waktu untuk keep produk endorse di timeline mereka. Pastikan Anda sudah mengetahui berapa lama waktu keep produk mereka agar tidak kaget saat produk Anda sewaktu- waktu hilang dari feed mereka.

10. Pahami Term & Condition si Endorser
Nah ini, jangan sampai kelewatan untuk memahami term & condition mereka ya. Setiap selebriti atau selebgram pasti mempunyai T&C masing- masing yang harus Anda ikuti. Mulai dari jenis produk yang tidak mau mereka endorse sampai bagaimana standar posting mereka.

11. Follow Akun Endorse Management
Saat akan mengendorse selebriti atau selebgram, Anda sebaiknya ikut mem-follow akun endorse management. Di akun management tersebut biasanya akan ada informasi lengkap tentang seleb- seleb yang berada di bawah naungan mereka. Anda bisa mendapatkan informasi tata cara endorse selebriti, fee, feedback dari online shop, promo dan masih banyak lagi. Namun, make sure juga kalau management itu asli yang menaungi seleb tersebut. Jangan sampai Anda terjebak dalam penipuan atas nama endorsement si seleb.

Jadi, sudah mantap untuk menggunakan strategi brand endorsement ini? Semoga beruntung!