Bisnis waralaba bisa dibilang merupakan salah satu jenis bisnis instant yang paling digemari dan semakin banyak peminatnya. Mulai dari kuliner hingga herbal kesehatan, bisnis waralaba semakin menjadi- jadi di nusantara. Nah, jika Anda ingin menjadi salah satu pemainnya tapi masih terpentok dengan modal, artikel ini mudah- mudahan akan membantu Anda.

Pertama- tama, bisnis waralaba ini harus sesuai dengan pemikiran Anda atau tidak. Pertimbangan matang dengan berbagai faktor memang dibutuhkan. Jangan sampai akhirnya Anda justru berpikir semua modal dan usaha Anda nanti menjadi sia- sia.

Tips Memilih Bisnis Waralaba dengan Modal Kecil

Bisnis waralaba itu sendiri merupakan #bisnis dengan sistem distribusi produk dengan merek yang sudah diberikan secara hak kepada sebuah perusahaan atau individu sesuai kesepakatan, sehingga barang atau jasa yang diperjualkan nanti bisa dijual berdasarkan brand yang diangkat. Beberapa jenis bisnis yang sudah sangat familiar di telinga kita antara lain adalah KFC, waralaba kebab Turki dan sebagainya.

Artikel Menarik Lainnya :   Ingin Mulai Usaha Tapi Modal Tipis? Coba Peluang Usaha dengan Modal Di Bawah 500 Ribu Ini

Dalam bisnis waralaba, modal yang dibutuhkan berkisar mulai dari 10 juta rupiah sampai dengan 1 miliar rupiah. Harga ini biasanya sangat tergantung dari jenis bisnis yang dijalankan dan kebesaran sebuah brand. Semakin populer dan mahal sebuah brand, maka biaya untuk bergabung dengan bisnis waralaba nya akan menjadi semakin mahal.

Untuk memulai bisnis waralaba dengan modal sekecil mungkin, beberapa hal yang perlu Anda perhatikan adalah sebagai berikut :
1. Lakukan Perencanaan Bisnis
Perencanaan bisnis memegang peranan penting terhadap setiap ide bisnis yang akan Anda jalankan, termasuk di jenis bisnis waralaba. Dalam perencanaan bisnis ini, tentukanah target dan tujuan bisnis Anda. Temukan juga mode bisnis yang paling ideal untuk Anda dan pikirkan juga mengenai lokasi, target market dan jenis bisnis waralaba yang paling sesuai dengan minat Anda. Dengan perencanaan yang matang, modal kecil Anda pasti akan berbuah profit optimal.

2. Lakukan Survey Terhadap Beberapa Bisnis Waralaba
Sebisa mungkin, setelah menentukan bisnis waralaba yang ingin Anda targetkan dalam bidang tertentu, temukanlah beberapa jenis usaha waralaba, misanya 2-3. Tujuannya apa? Yang utama, Anda bisa melakukan riset Anda sendiri untuk membandingkan usaha yang satu dengan yang lain, mengukur potensi untungnya dan tentu saja memilih yang terbaik. Melakukan survey ini juga merupakan salah satu upaya Anda untuk mengenal kualitas bisnis yang akan Anda ikuti.

Artikel Menarik Lainnya :   LadyJEK, Startup yang Mengusung Ojek Wanita untuk Wanita

3. Setelah Mulai, Tentukan Target Penjualan
Tidak ada kata- kata terlalu awal untuk menentukan target penjualan. Ketika bisnis waralaba Anda ini siap dibuka, seketika itu juga Anda siap membuat kerangka target penjualan per jangka waktu pendek serta menyiapkan kerangka target penjualan dalam jangka panjang. Menentukan target dan mengoptimalkan pencapaiannya sangat penting jika Anda ingin mengalami kemajuan dalam usaha Anda ini.

4. Melakukan Bisnis Waralaba dengan Mereka yang Sudah Jelas Reputasinya
Meskipun modal kecil, Anda tetap harus selektif. Jalankan lah praktek bisnis ini bersama dengan mereka yang memang sudah jelas reputasinya dan sudah berpengalaman. Memulai bisnis ini akan sangat beresiko jika dilakukan dengan pihak yang belum kredibel dalam mengelolanya.

Artikel Menarik Lainnya :   5 Jenis Bisnis Rumahan yang Dapat Anda Coba Saat Ini Juga

5. Jika Bisnis Sudah Sukses, Jangan Buru- Buru Membuka Cabang Baru
Perluasan cabang kerap menjadi godaan utama ketika sebuah bisnis sudah mulai terlihat #sukses. Tapi nyatanya, pembukaan cabang yang dilakukan secara prematur justru dapat menghancurkan bisnis utama Anda seketika. Untuk membuka cabang baru, lakukan lah perhitungan matang. Pastikan Anda sudah benar- benar siap, SDM nya siap, lokasinya mantap, marketnya bagus dan modal juga harus siap. Sampai disini, Anda tetap harus memantau bisnis Anda gar bisa mempertahankan kualitas dan pelayanan sehingga pelanggan terus setia pada bisnis Anda.

Sama seperti bisnis lainnya, bisnis waralaba pun penuh dengan resiko. Tapi Anda bisa mengubah resiko ini menjadi profit maksimal asalkan siap menerapkan strategi terbaik untuk bisnis Anda. Selamat mencoba!