Bukan rahasia lagi, Facebook adalah salah satu social media favorit andalan para blogger, internet marketer, tokoh, brand dan ecommerce untuk meningkatkan trafik, brand awareness sampai meningkatkan penjualan produk secara langsung ( hardselling ). Jika diibaratkan hidup seorang peternak, Facebook ini adalah kolam ikan yang paling potensial. Isinya mantap dan siap untuk dipanen.

Tapi tunggu dulu… ada tapi nya juga? Ya iya lah! Untuk bisa mendapatkan manfaat sensasional dari Facebook tersebut, tentu kita harus menggunakannya dengan cerdas. Kita harus bisa mengelola akun profil atau bisnis kita agar benar- benar menjadi kolam ikan yang siap dipancing dan hasilnya mantap. Kalau Anda serius, pasti akan bisa mendapatkannya, meskipun harus melalui progress yang bertahap. Sebaliknya, jika Anda tidak serius dan tidak sabar, Anda hanya kecripatan cerita indahnya saja. Nah lho!

Salah satu kunci dari suksesnya akun social media adalah tingkat engagement atau keterlibatan antar pengguna. Dengan tingkat keterlibatan yang tinggi, maka bisa jadi Anda akan panen besar. Nah, mengumpulkan audiens aktif ini lah yang nanti akan menjadi asset kita. Kita harus memiliki basis penggemar di social media. Ini kunci penting yang harus ditekankan.

Keuntungan apa saja yang dapat kita peroleh dengan memiliki fans loyal di Facebook? Selain mereka dapat menjadi salah satu calon buyer potensial kita, mereka juga dapat menjadi agen promosi yang menyebarluaskan produk yang kita miliki ke lebih banyak orang lain. Misalnya kita memiliki fanpage dengan audiens 10.000 orang aktif, dan 1000 saja dari mereka menyebarkan informasi tentang produk kita di Facebook yang dibaca oleh teman- teman mereka, maka sudah pasti akan terjadi efek viral yang luar biasa kan? Hal ini juga berlaku untuk blogger content publishing alias yang berbasis konten.

Artikel Menarik Lainnya :   14 Tool Keren untuk Membuat Konten Gambar di Media Sosial

Bangun Fanbase Facebook Anda dan Nikmati lah  Hasilnya

1. Tentukan Target Fanbase di Facebook
Bagian awal selalu memegang peranan penting. Maka dari itu, agar target Anda tidak meleset, mulai lah dengan memperjelas siapa target fanbase Anda di Facebook. Tentukan lah target pasar yang jelas dan sesuai dengan produk/ bisnis dan tujuan Anda.

Misalnya jika Anda menjalankan bisnis UKM, Anda dapat menentukan target audiens Anda berdasarkan geolocation alias wilayah geografis. Jika target market Anda ingin menjangkau orang- orang yang di Jawa Tengah, maka fokuskan membangun audiens di wilayah tersebut. Selain wilayah, Anda juga dapat menentukan target berdasarkan usia, jenis kelamin dan interest mereka di Facebook. Dengan membuat target market yang jelas, upaya Anda untuk membangun fanbase yang #tertarget dan siap panen akan semakin mudah.

2. Sesuaikan Gaya dan Konten dengan Jenis Penggemar
Buatlah konten untuk penggemar Anda, bukan mementingkan selera Anda. Ada kalanya seorang pemilik brand gengsi untuk memposting hal- hal yang di luar brand produknya, padahal ada beberapa jenis postingan yang berbeda dapat membantu meningkatkan engagement dan popularitas fan page tersebut di #socialmedia. Hindari lah gengsi, karena ini social media, bukan socialita :D.

Artikel Menarik Lainnya :   Jenis- Jenis Metode Targeting di Facebook Ads yang Perlu Anda Ketahui
[Tweet “Hindari gengsi di #sosmed, krn ini adalah #socialmedia, bkn #socialita”]

Setelah memiliki audiens, lakukan pendekatan dengan memposting sesuai dengan gaya mereka. Sapa mereka dengan sapaan yang menyenangkan dan ramah, seperti ‘say, ladies, girl, guys, dear, kamu, Anda’ atau sapaan yang sesuai dengan jenis penggemar Anda. Setelah sapaan yang ramah dan sok dekat, Anda dapat memilah- milih jenis status atau konten untuk dibagikan kepada penggemar Anda.

Beberapa topik yang  cepat populer antara lain adalah konten edukatif, lucu, video unik atau konten menarik lainnya. Pelajari lah karakter penggemar Anda dan sesekali lihat profil mereka untuk melihat jenis postingan yang mereka suka dan kerap bagikan. Konten tersebut dapat menjadi inspirasi Anda untuk menyajikan konten yang mereka sukai.

3. Membangun Pilar Konten
Mulai buatlah konten yang bermanfaat dan disukai oleh pembaca. Sebisa mungkin jangan konten kopas yang sudah didaur ulang oleh puluhan fan page agar halaman Anda terlihat sebagai sesuatu yang menawarkan hal baru, fresh dan bermanfaat tentunya. Buat #konten original yang disukai pemirsa Anda mungkin tidak mudah, tapi Anda dapat melatih kemampuan ini. Atau bila harus meniru, benar- benar Anda proses ulang untuk terlihat seperti baru.

Artikel Menarik Lainnya :   Hashtag Marketing : Panduan Lengkap Hashtag dan Tips Menggunakannya

Selain itu, Anda juga dapat membuat konten- konten pilar yang berkaitan dengan brand atau bisnis Anda. Misalnya website Anda adalah jasa periklanan, maka Anda dapat membuat konten yang berkaitan dengan tips beriklan, tips menghemat budget, memaksimalkan budget untuk hasil yang besar dan sebagainya. Jangan setengah- setengah dalam memberikan tips, karena semakin royal Anda dalam menyajikan, maka reputasi Anda aan semakin baik dan dipercaya.

4. Optimalkan dengan Iklan
Sudah pernah merasakan betapa powerful nya beriklan di Facebook? Kalau belum ini saatnya untuk Anda mencoba. Selain beriklan di Google Adwords, social media yang satu ini adalah media iklan yang sangat efektif. Selain memiliki pengguna aktif berjumlah ratusan jutaan yang setiap hari aktif berselancar, platform beriklan sosmed ini juga menawarkan banyak fitur yang semakin memudahkan Anda dalam beriklan.
Membangun fanbase dengan beriklan akan membuat fanpage Anda semakin optimal karena bisa menyentuh semakin banyak audiens tertarget. Selain itu, dengan iklan Anda juga bisa langsung hardselling alias bertujuan menawarkan produk Anda langsung kepada calon buyer. Tapi beriklan kan butuh biaya, gan? Ya iya, masa’ mau gratis terusan :D. Meskipun beriklan butuh biaya, tapi yakin lah biaya ini akan sesuai dengan investasi yang Anda keluarkan.

 

Bagaimana, siap membangun fanbase Anda saat ini juga? Selamat mencoba! Mudah- mudahan tips ini bermanfaat untuk Anda.