Selama Google masih ada, belajar SEO wajib hukumnya. SEO tidak hanya dilakukan oleh pemiliki website berbasis konten ( Content Publishing ) saja, tapi juga pemiliki website toko online atau eCommerce. Dengan menerapkan SEO yang optimal, baik secara on page ataupun off page, Anda berpeluang untuk menaruh website Anda berada di posisi yang unggul di mesin pencari.

Dengan modal SEO, maka website #eCommerce Anda akan menjangkau lebih banyak konsumen yang membutuhkan dengan luapan trafik yang lumayan. Semakin besar trafik yang sesuai dengan keyword, maka konversinya akan semakin besar. Tentu saja ini yang paling Anda harapkan, bukan?


1. Awali Dengan Penempatan Keyword yang Efisien
Menemukan kata kunci yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan ranking yang bagus di mesin pencari. Luangkan lah waktu untuk melakukan riset secara mendalam sehingga Anda dapat menemukan deretan kata kunci yang sesuai dengan website Anda. Long-tail keyword dapat membantu website Anda untuk memiliki ranking tinggi di niche tertentu dibandingkan dengan kompetitor Anda. Apalagi, kini banyak orang semakin spesifik dalam mengetik kata kunci sesuai dengan pencarian yang mereka butuhkan. Jadi, untuk mendapatkan awalan yang mantap, mulai lah dengan pemilihan kata kunci yang baik.

2 Gunakan Keyword yang Strategis di Anchor Teks
Menggunakan anchor text untuk meningkatkan SEO website eCommerce adalah solusi yang bagus. Tidak jarang kita melihat website eCommerce yang sangat minim Anchor Text karena dianggap mengurangi estetika. Padahal, tidak ada salahnya juga jika ini diterapkan. Asalkan… jangan dibuat berlebihan juga. Buat lah natural seperti dengan anchors “disini” atau variasi kata kunci lainnya. Yang pasti, jangan menggunakan keyword yang sama berulang kali untuk anchor tex untuk menghindari pinalty Google. Penggunaan #keyword anchor teks ini juga boleh diberlakukan di deskripsi produk ya, yang sekaligus dapat meningkatkan page view ke produk lain yang ingin di-push.

Artikel Menarik Lainnya :   Mau Sukses Berbisnis Online di Instagram? Begini Caranya…

3. Hindari Duplikat Konten
Untuk website eCommerce, duplicate content alias konten duplikat adalah musuk. Nah ini dia, pada umumnya banyak website eCommerce yang kerap mengalami masalah dengan ini karena mereka memiliki produk berjumlah puluhan atau ratusan dan mereka bingung jika harus membuat deskripsi produk yang berbeda untuk jenis produk yang sama. Memang benar- benar menyita waktu dan energi kalau harus membuat deskripsi produk yang berbeda- beda untuk produk sejenis yang jumlahnya banyak. Tapi tentu saja ini sangat baik untuk website Anda.

4. Tulis Deskripsi Produk yang Menarik
Sama seperti headline, deskripsi produk pun memiliki pengaruh yang besar dalam konversi. Hindari untuk memasukkan deskripsi yang sama untuk semua produk, seperti yang telah dibahas di point no. 3. Buatlah masing- masing deskripsi unik dan menarik dengan keyword yang relevant agar lebih #SEOFriendly.

Artikel Menarik Lainnya :   5 Niche Website yang Dilarang dan Tidak Akan Disetujui Google Adsense

5. Optimasi Produk Anda dengan Gambar yang Menarik
Dalam website eCommerce, menampilkan produk dengan gambar yang menarik wajib hukumnya. Bukan hanya sekedar untuk pamer- pameran saja, tapi gambar ini benar- benar pemicu konversi yang sangat bagus. Buatlah gambar Anda memiliki resolusi yang cukup baik, menarik, proporsional dan unik. Bukan hanya dari segi visualisasi saja, Anda juga tidak boleh melupakan penggunakan Alt Tag agar gambar Anda juga mengandung keyword yang membantu performa website Anda di mesin pencari.

6. Optimasi URL untuk Crawling Mesin Pencari yang Maksimal
URL atau hyperlink adalah bagian yang penting dalam SEO. Mengoptimasi URL dengan keyworod dapat membantu robot mesin pencari untuk menemukan dan merayapii website Anda dengan lebih baik dan instant. Selain itu, struktur URL website yang baik juga mempermudah dalam proses indexing sebuah website.Mau lebih banyak lagi? URL yang baik akan memberi informasi langsung kepada calon pengunjung bahwa website Anda memang memberikan informasi yang tepat sehingga akan memberikan pengalaman yang menyenangkan untuk mereka.

7. Analisa Berapa Trafik yang Ter-konversi Menjadi Sales
Memiliki trafik ribuan memang mengesankan. Tapi bagaimana dengan konversi salesnya? Sangat baik juga kah? Atau masih melempem? Nah ini dia.. Anda wajib menganalisa berapa banyak pengunjung rata- rata yang akhirnya convert menjadi buyer. Untuk mempermudah pekerjaan Anda, Anda bisa menggunakan Google Analytics untuk menganalisa jumlah trafik dan point- point lainnya. Anda dapat mengenali darimana trafik itu datang, perangkan yang digunakan, jenis persona buyer yang banyak convert dan lain- lain.

Artikel Menarik Lainnya :   9 Point Penting untuk Strategi SEO Jangka Panjang yang Efektif

8. Bagaimana Navigasinya?
Sudah cukup nyamankah website Anda digunakan? Mudahkah mencari menu ini dan itu? Sudah Mobile Friendly kah? Jika belum, maka ini menjadi PR penting untuk Anda. Sebenarnya bukan hanya untuk eCommerce saja, jenis website apa pun, memiliki navigasi yang baik dan mobile friendly itu penting. Anda akan rugi besar jika sampai mengabaikan ini. Navigasi yang baik akan membuat pengunjung Anda betah berlama- lama sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli yang diinginkannya. Sedangkan navigasi yang buruk justru dapat membuat membuat pengunjung Anda langsung buru- buru mencari tombol x di browser.

9. Hindari Broken Links
Jika Anda ingin setiap pengunjung mendapatkan pengalaman yang menyenangkan selama berselancar di website Anda, maka pastikan tidak ada broken link yang menuju “Page 404 Halaman Tidak Ditemukan”. Percaya lah, pengunjung Anda secara instant akan merasa sebal dengan halaman ini. Untuk menghindari hal ini terjadi, lakukan lah pengecekan untuk website Anda secara rutin sehingga ketika broken link terjadi, Anda dapat memperbaikinya dengan segera.

Bagaimana.. siap meng-optimasi website eCommerce Anda dengan SEO yang lebih baik lagi? Kenapa tidak? Sampai jumpa di page one!