Kata kunci atau keyword adalah rangkaian kata yang selalu familiar di telinga blogger. Dengan mengetahui jenis kata kunci yang akan kita bidik, maka riset kata kunci dapat menjadi lebih mudah dan tepat. Selain itu, dengan mengenal jenis keyword ini, maka kita juga dapat mengoptimalkan konten website kita dengan lebih baik lagi.

1. Kata Kunci “Buying Keyword”

Buying Keyword adalah kata kunci yang kerapa dipakai oleh orang- orang ketika mencari atau ingin membeli sebuah produk di internet. Misalnya Andi ingin membeli sepatu Nike dan dia ingin membelinya secara online dengan melakukan riset di Google. Ketika membuka Google, maka Andi akan mencarinya di Google dengan kata kunci ‘jual sepatu Nike’. Nah, ini lah yang disebut dengan ‘Buying Keyword’.

Lihat Gambar :
kata kunci, buying keyword, halaman pencarian

 

Contoh Buying Keyword
*) Jual …
*) Beli …
*) Obral ….
*) Sewa …
*) Harga murah…
*) Terjangkau

Memang tidak semua calon pembeli akan menggunakan ‘Buying Keyword’ ketika mencari produk, namun kecenderungan mereka menggunakan kata kunci ini sangat besar ketika berkaitan dengan jual-beli online. Maka dari itu, jika Anda berjualan secara online, maksimalkan lah penggunaan kata kunci ini. Bahkan toko online sekelas Tokopedia, Lazada, dan Bukalapak pun ikut ramai memaksimalkan penggunakan ‘Buying Keyword’ ini.

Cara Memaksimalkan Buying Keyword dengan Long Tail
Seperti yang Saya sebutkan tadi bahwa sekelas Tokopedia dan toko online besar pun ikut memaksimalkan penggunaan kata kunci beli ini, maka mau tidak mau Anda harus membuat ‘Buying Keyword’ tersebut menjadi lebih cantik, unik dan berbeda? Bagaimana caranya? Salah satunya adalah dengan menggunakan long tail keyword.

Artikel Menarik Lainnya :   Cara Membuat Watermark Foto/ Gambar Otomatis di WordPress

Long tail keyword adalah rangkaian kata kunci yang agak panjang, yang biasanya terdiri dari 3-7 kata. Long tail keyword cenderung membentuk seperti sebuah kalimat tersendiri dengan memaksimalkan jenis kata kunci yang digunakan. Misalnya untuk keyword ‘sepatu Nike’ tadi, maka long tailnya bisa menjadi seperti:
*) Jual sepatu Nike original murah
*) Jual sepatu Nike murah Jakarta
*) Jual sepatu Nike original terbaru

Jika Anda mengincar pasar lokal, jangan lupa untuk masukkan kota/ wilayah yang Anda targetkan. Hal ini dapat memudahkan Anda untuk menjaring calon pembeli di wilayah terdekat. Calon konsumen biasanya akan lebih suka untuk membeli di wilayah nya sendiri dengan pertimbangan bisa datang langsung dan juga ongkos kirim lebih murah ( atau bisa gratis ).

Selain itu, Anda dapat mencoba bereksplorasi untuk menemukan paduan kata menarik lainnya dan menjadikan toko online Anda tampil berbeda di mesin pencari. Coba perhatikan hasil pencarian di Google ini, di tiga besar ini ada Zalora dan Lazada. Toko online besar benar- benar memaksimalkan keyword ini dengan sangat baik. Anda pun juga harus melakukannya!

Lihat Gambar :
buying keyword, sepatu nike, jual

2. Kata Kunci Berisi Pertanyaan Masalah

Kata kunci berisi pertanyaan masalah sangat potensial, terutama untuk website berbasis content publishing. Keyword ini kerap dipakai oleh orang- orang yang sedang membutuhkan solusi atas sebuah pertanyaan atau masalah yang dihadapinya. Kata kunci ini biasanya diawali dengan kata kunci ‘Bagaimana’ atau ‘Cara’.

Artikel Menarik Lainnya :   Penyebab dan Cara Mengatasi 500 Internal Server Error di WordPress

Contohnya ketika Anda memiliki masalah berat badan dan iseng- iseng googling untuk mendapatkan solusi berat badan Anda, maka keyword yang biasa dipakai oleh sebagian besar orang adalah :

Lihat Gambar :
kata kunci, pertanyaan, hasil pencarian

3. Kata Kunci Musiman

Sesuai namanya, kata kunci ini tidak selalu ramai dipakai, kecuali pada saat yang tepat. Kata kunci musiman populer di waktu- waktu tertentu, misalnya musim lebaran, musim bola ( moment piala dunia ), tahun baru, natal, valentine dan masih banyak lagi. Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan keyword musiman :

Lihat Gambar :
kata kunci, keyword, musiman

*) Cara Membuat Kue Lebaran
Jika Anda memiliki website resep, maka kata kunci ini wajib Anda optimalkan di moment menjelang lebaran. Mengapa? Karena akibatnya Anda akan kebanjiran pengunjung di waktu tersebut. Menjelang lebaran, keyword ini sangat sering digunakan, terutama oleh ibu- ibu rumah tangga untuk mempersiapkan kue lebaran mereka. Website Anda dijamin bisa laris manis jika benar- benar memanfaatkannya dengan baik.
*) Jual Jersey Piala Dunia Timnas Spanyol 2017
Piala Dunia memang hanya terjadi sekali dalam lima tahun, tapi jangan salah, penjualan jersey Piala Dunia ini bisa booming sekali. Khususnya penggemar bola di Indonesia biasanya adalah penggemar loyal dan cenderung fanatik. Dengan pasar yang begitu besar, maka sudah seharunya kata kunci ini dimaksimalkan untuk mendapatkan hasil optimal.

Artikel Menarik Lainnya :   10+ Langkah Penting Meningkatkan Keamanan Website Anda dari Ancaman Digital

Kata kunci musiman ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Kata kunci ini sangat dahsyat dan akan meledak ketika masa puncaknya datang. Anda perlu jeli memanfaatkan moment ini.

Menggunakan Google Trend untuk Melihat Trend Kata Kunci
Bagaimana cara mencari tahu kata kunci musiman? Bagaimana cara mengetahui bahwa kata kunci tertentu sedang trend dan tepat untuk dimanfaatkan? Jawabannya adalah dengan Google Trends. Google Trends adalah salah satu layanan Google yang membantu user untuk menemukan kata kunci yang sedang trend atau sedang banyak dipakai dalam kurun waktu tertentu.

Cara menggunakan Google Trend ini sangatlah mudah. Pertama- tama, login lah dengan akun Google Anda, dan setelah masuk ke dashboard, pilih ‘Trending Searches’ dan tentukan lokasi untuk melihat trend terkini. Cara kedua, Anda dapat masuk ke ‘Explore’, lalu tentukan lokasi, kurun waktu, kategori ( untuk masuk ke kategori tertentu ) dan mode pencarian, untuk melihat trend berdasarkan kurun waktu tertentu.

Lihat Gambar :
Menu Google Trend, kata kunci, trend
google trend, pencarian, search

explore Google Trend, trending, Indonesia

Cukup mudah, bukan?